News / Hukum / Berita

253 Kebun di Sumut tak Sampaikan PUP ke Kementerian Pertanian

akurat logo
Oktaf
Selasa, 18 Juli 2017 00:35 WIB
Share
 
253 Kebun di Sumut tak Sampaikan PUP ke Kementerian Pertanian
Suasana Pertemuan Pembinaan Usaha Perkebunan di Hotel Grand Antares Medan. Akurat.co/Oktaf

AKURAT.CO, Sebanyak 253 Kebun yang kewenangannya berada di Kabupaten dan Kota se Sumatera Utara tidak menyampaikan Penilaian Usaha Perkebunan (PUP) ke Kementerian Pertanian RI.

Demikian ungkap Kasubdit Standarisasi Mutu dan Pembinaan Usaha Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Mediati Edward pada pertemuan Pembinaan Usaha Perkebunan di Hotel Grand Antares, Medan, Senin (17/7).

“Pelaksanaan PUP pada tahun 2015, di Sumut hanya Dinas Perkebunan Sumut yang menyampaikan hasil penilaian. Sementara untuk kabupaten dan kota, seluruhnya  tidak mengirimkan hasil PUP,” beber Mediati.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumut, Herawati N terkait itu pun mengingatkan seluruh Kabupaten/kota penghasil kelapa sawit untuk dapat mengakomodir alokasi dana Penilaian Usaha Perkebunan (PUP) di wilayah masing-masing. Dimana PUP akan kembali dilaksanakan 2018 mendatang.

“Kita minta pada pertemuan ini agar semua mengalokasikan anggaran pada APBD 2018 untuk pelaksanaan PUP sesuai kewenangan di masing-masing, sehingga tidak ada lagi kebun yang tidak ternilai. PUP dilaksanakan tiga tahun sekali yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2018 dan diusulkan anggarannya pada tahun ini,” kata Herawati.

Dijelaskan, PUP bertujuan untuk mendorong peningkatan daya saing sekaligus implementasi UU nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan dan Permentan No 98 tahun 2013 tentang Perizinan USaha Perkebunan. Selain itu, lanjut Herawati, PUP mutlak dilaksanakan mengingat hasil penilaiannya berupa kelas kebun menjadi salah satu prasyarat dalam proses sertifikasi ISPO sebagiamana diatur dalam Permentan nomor 11 tahun 2015 tentang Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil Certifikation System/ISPO).

Sementara itu Herawati menjelaskan dari hasil PUP yang dilaksanakan pihaknya tahun 2015, sebanyak 4 kebun memperoleh nilai kelas 1, 18 kebun memperoleh nilai kelas 2, 21 kebun mendapatkan nilai kelas 3 dan hanya satu kebun yang mendapatkan nilai kelas lima atau terendah.

"Sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja kebun yang pembinaannya menjadi kewenangan Pemprov Sumut cukup baik yakni lebih besar 90%,” kata dia.

Soal pelaksanaan PUP di Kabupaten dan Kota, Herawati mengungkapkan bahwa terdapat kendala lain, yakni petugas PUP yang bersertifikasi masih kurang. Di Sumut, sebut dia, jumlah petugas hanya 30 orang dan tersebar di 13 kabupaten dan 1 Provinsi. "persoalannya petugas yang sudah bersertifikasi sering kali dimutasi ke tempat kerja lain, sehingga semakin sedikit jumlah petugas PUP yang bersertifikat," katanya.

Mediati Edward dalam paparanya menambahkan, hasil PUP merupakan rujukan dalam pemberian Izin Usaha Perkebunan (IUP), sehingga penilaian yang buruk bisa berdampak pada pencabutan izin.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dirjen Perkebunan, jumlah perusaan perkebunan di Provinsi Sumatera Utara yang telah mendapatkan sertifikat ISPO adalah sebanyak 45 kebun/PKS atau baru 15% dari sekitar 300 kebun/PKS yang ada.

Diketahui pembangunan perkebunan memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional dan daerah. Peran strategis itu digambarkan melalui kontribusi yang nyata melalui pembentukan modal, penyediaan bahan pangan, sumber pendapatan dan lainnya.

Peranan sektor eprkebunan terhadap total PDRB ADHB meliputi Lapangan Usaha sebesar 11.98 persen dan menempati posisi pertama (42,51 %) dari lapangan usaha sektor pertanian, kehutanan dan perikanan (23,18%).  Saat ini areal perkebunan di Sumut mencapai luas 2.126,632 hektar atau sekitar 28% dari daratan dimana sawit merupakan komoditi terbesar.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Wonderful Indonesia Mewarnai Resepsi Diplomatik KBRI Quito

Rabu, 20 September 2017 11:03 WIB

Nuansa Wonderful Indonesia mewarnai Resepsi Diplomatik yang diadakan KBRI Quito dalam rangkaian peringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI.


Ini Alasan Djarot PD Jaya Terus Dibenahi

Rabu, 20 September 2017 10:57 WIB

Djarot ingin PD Jaya bersaing dengan pasar ritel modern.


Djarot Minta Perekrutan Pegawai PD Pasar Jaya Mengutamakan Prestasi

Rabu, 20 September 2017 10:54 WIB

Ia berharap, dalam perekrutannya, Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin tetap mengutamakan prestasi yang dimiliki oleh calon pegawai.


Rawan Penyelundupan Narkoba, Polda Kalbar Perketat Pengamanan Perbatasan

Rabu, 20 September 2017 10:53 WIB

Ada belasan jalur jalan tikus atau jalan hutan dari Malaysia menuju akses Kecamatan Entikong dan Sekayam tujuan Sanggau.


Ini Cara Kai EXO dan Kim Jin Kyung Agar Mendapatkan Chemistry di "Andante"

Rabu, 20 September 2017 10:49 WIB

Kai EXO dan model cantik Kim Jin Kyung menceritakan tentang kedekatan mereka selama syuting drama tersebut.


Reaksi Twitter Sambut Torehan Fantastis Messi

Rabu, 20 September 2017 10:48 WIB

Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen


Topang Dana Program 35.000 MW, Indonesia Power Catatkan EBA

Rabu, 20 September 2017 10:45 WIB

Tito: Total KIK EBA yang tercatat di bursa baru Rp8,7 triliun, kedua adalah banyak sekali 2,5% dibayar tiga bulan sekali.


Peringatan! Anak Muda Beresiko Terserang Stroke

Rabu, 20 September 2017 10:43 WIB

Pola hidup dan diet buruk yang tidak sehat meningkatkan tekanan darah.


Djarot Panggil Dirut Ancol, Ada Apa?

Rabu, 20 September 2017 10:43 WIB

Gratis masuk Ancol tidak hanya untuk warga Jakarta, melainkan seluruh warga Indonesia.


Unggahan Foto Terakhir Instagram Momo Geisha Dibanjiri Ucapan Duka

Rabu, 20 September 2017 10:40 WIB

Unggahan foto terakhir instagram Momo Geisha dibanjiri ucapan duka kepergian ayahanda Momo


Pemerintah Finalisasi Persentase Kepemilikan Operator Pelabuhan Patimban

Rabu, 20 September 2017 10:35 WIB

Menko Luhut berharap patimban sebagai salah satu PSN mampu mendatangkan manfaat & memberikan tambahan pendapatan negara


RDP Pansus dengan KPK Hari Ini Batal

Rabu, 20 September 2017 10:35 WIB

Agenda itu kemudian ditunda hingga tanggal 26 September 2017.


Anies-Sandi Perlu Awasi Ulang Lelang Rumah Susun DKI Jakarta

Rabu, 20 September 2017 10:32 WIB

Sebab selama pemerintahan Ahok- Djarot ada keanehan dengan banyaknya lelang pembangunan rusun dimenangkan oleh PT Total Eka Persada.


Top Up E-Money Bank Mandiri Bisa Gratis, Asalkan...

Rabu, 20 September 2017 10:27 WIB

Karena penyedia jasa atau vendor hadir untuk mempermudah masyarakat dalam top up uang elektronik, maka vendor itu mengenakan biaya.


BJB Optimistis Kredit Bisa Tumbuh Lewati 14 Persen Hingga Akhir Tahun

Rabu, 20 September 2017 10:27 WIB

BJB akui perseroan masih optimis untuk capai pertumbuhan kredit tembus double digit atau mencapai 13-14 persen hingga akhir tahun ini.