News / Daerah / Berita

Pertahankan Swasembada Pangan, Pemprov Sumut Alokasikan Rp169 Miliar

akurat logo
Oktaf
Senin, 17 Juli 2017 23:11 WIB
Share akurat gplus icon
 
Pertahankan Swasembada Pangan, Pemprov Sumut Alokasikan Rp169 Miliar
Gubernur Sumut saat menyalurkan bantuan alat mesin pertanian di Padang Lawas. Akurat.co/Oktaf

AKURAT.CO, Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengungkapkan, untuk mempertahankan swasembada pangan berkelanjutan, pihaknya telah mengambil berbagai langkah dan program menyangkut penguatan sektor tanaman pangan dan hortikultura. Untuk mendukung program-program itu, Rp169 Miliar untuk Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura juga telah dialokasikan.

Demikian kata Gubernur Erry saat menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Padang Lawas sekaligus pemberian bantuan berupa benih jagung, kedelai, dan bibit hortikuktura serta alat mesin pertanian (Alsintan), Senin (17/7).

“Adapun untuk mewujudkan hal tersebut, pada tahun 2017 Pemprovsu melalui APBD mengalokasikan anggaran sebesar Rp169 miliar rupiah untuk Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Dan Kabupaten Padang Lawas dialokasikan anggaran sebesar Rp6,164 miliar,”  kata Gubernur Erry.

Sebelumnya Erry menyebutkan, Sumatera Utara memiliki potensi yang besar dalam pembangunan pertanian. Berdasarkan angka sementara (Asem) Tahun 2016 produksi padi Provinsi Sumut sebesar 4.610.097 ton atau meningkat sebesar 565.268 ton dibandingkan dengan produksi pada sebelumnya.

Produksi Tahun 2016 tersebut merupakan cerminan capaian produksi tertinggi Provinsi Sumut dalam kurun waktu 11 tahun terakhir. Dengan produksi tersebut Provinsi Sumut mengalami Surplus Beras sebesar 1.171.355 ton atau cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sumat selama tujuh bulan kedepan.

“Pada Tanggal 7 Juni 2017 di Solo, bahwa Sumatera Utara menempati posisi teratas dalam hal peningkatan produksi padi dengan penambahan 434.894 ton pada tahun 2017. Ini berkat kerja keras petani dan penyuluh dengan berbagai bantuan yang diberikan baik benih, bibit maupun Alsintan. Saya mengharapkan komitmen kita semua untuk mau dan mampu meningkatan produksi yang sudah kita capai,” katanya.

Sementara itu Gubernur Erry mengatakan, Kabupaten Padang Lawas merupakan salah satu sentra produksi padi di Sumatera Utara dengan kontribusi produksi pada terhadap Sumut sebesar 2,5 persen pada Tahun 2016. Khusus untuk Kabupaten Padang Lawas dilaporkan pencapaian realisasi tanam sampai dengan Maret 2017 telah mencapai 121 persen dari target tanam yang ditetapkan.

“Harapan kami periode April-September 2017 dari target tanam seluas 9.323 HA dapat direalisasikan sampai September 2017. Pada kesempatan ini saya ucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas beserta jajarannya, masyarakat tani, para penyuluh dan Babinsa atas kerjakerasnya dalam memberhasilkan pencapaian luas tambah tanam padi, jagung dan kedelai di Provinsi Sumut,” kata Gubernur.

Gubsu pun mengajak seluruh jajaran Pemerintah Daerah di Kabupaten Padang Lawas untuk bersinergi dalam melaksanakan upaya-upaya peningkatan produksi tanaman pangan dan hortikultura.

Antara lain, lanjut Gubernur, dengan menjaga harmonisasi percepatan tanam yang selama ini telah berjalan baik pada masa tanam berikutnya. Kemudian mengoptimalkan alat dan mesin dan pemanfaatan lahan kosong atau lahan tidur, serta penerapan Perda Provinsi Sumut No 3 Tahun 2015 tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan dalam rangka mencegah alih fungsi lahan pertanian.

“Setiap daerah yang bisa menerapkan Perda Nomor 3 Tahun 2015 dan mampu mempertahankan lahan pangan berkelanjutan dan penambahan lahan pangan akan diberikan bantuan sebesar Rp50 juta rupiah dalam bentuk alat mesin pertanian, benih, bibit dan lain-lain,” pungkas Gubernur.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Erick Tohir dan Sjafrie Sjamsoeddin Sambangi KPK, Ada Apa?

Senin, 24 Juli 2017 11:36 WIB

Diduga terkait kasus korupsi yang ditangani Polda Metro Jaya.


Misbakhun Dorong DPR Segera Seriusi RUU Redenominasi

Senin, 24 Juli 2017 11:34 WIB

Kebutuhan penyederhanaan mata uang rupiah sudah mendesak, sehingga pembahasan RUU Redenominasi perlu segera dibahas


Sandiaga Uno Ajak Gojek dan Perusahaan E-Commerce Lain Melantai di Bursa

Senin, 24 Juli 2017 11:32 WIB

Tidak ada alasan bagi para pebisnis UMKM untuk masuk di papan bursa.


Sebanyak 37 Calon Jamaah Haji dari Biak Numfor Siap Berangkat

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Jamaah diminta untuk menjaga kesehatan dan fisik untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji dalam rangka menjalankan rukun Islam kelima.


Noda Hitam di Balik Perhargaan Kota Layak Anak Kota Bogor

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Banyak kasus-kasus yang tidak tuntas, seperti yang dialami korban pencabulan di Kota Bogor bernama ML.


DPRD Minta Staf Ahli Dibayar Negara, Ini Jawaban Djarot

Senin, 24 Juli 2017 11:22 WIB

DPRD tak bisa disamakan dengan peran serupa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) yang memiliki staf ahli.


BPS Catat Ekspor Rajutan Bali ke Hong Kong Capai 25,91 Persen

Senin, 24 Juli 2017 11:15 WIB

Barang rajutan tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 2,67 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 50,841 juta dolar AS.


Ayu Ting Ting Akan Balik ke Pesbukers, Netizen Kembali Mencibir

Senin, 24 Juli 2017 10:58 WIB

Benarkah Ayu Ting Ting balik ke Pesbukers?


Hanura Akan Usung Jokowi di Pilpres 2019

Senin, 24 Juli 2017 10:49 WIB

Dukungan kepada Jokowi sendiri sebenarnya sudah disampaikan pada Munaslub 2016. Maka di Rapimnas, hal ini akan dikokohkan.


Bursa Saham Tiongkok Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 24 Juli 2017 10:40 WIB

Indeks komposit Shanghai turun 0,22 persen menjadi diperdagangkan pada 3.230,90 poin.


YLK Imbau Masyarakat Hati-hati Membeli Beras

Senin, 24 Juli 2017 10:33 WIB

Peredaran beras oplosan dan beras plastik meresahkan masyarakat.


Djarot: PNS Anti Pancasila, Segera Angkat Kaki dari Indonesia!

Senin, 24 Juli 2017 10:27 WIB

PNS bekerja untuk mengabdi kepada negara.


Bursa Saham Seoul Dibuka Lebih Rendah

Senin, 24 Juli 2017 10:22 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 2,87 poin atau 0,12 persen menjadi 2.447,19 poin


Hari Ini, Adik Andi Narogong Diperiksa KPK sebagai Saksi SN

Senin, 24 Juli 2017 10:16 WIB

KPK mulai menggarap peranan SN dalam kasus e-KTP.


Rayakan 2 Bulan Jadian, Netizen Anggap Rizky Febian Alay

Senin, 24 Juli 2017 10:10 WIB

Niat mau romantis, Rizky Febian dicibir netizen