News / Politik / Berita
RUU Pemilu

Golkar: Presidential Threshold Tidak Untuk Jegal Prabowo

akurat logo
Sunardi Panjaitan
Senin, 17 Juli 2017 22:58 WIB
Share
 
Golkar: Presidential Threshold Tidak Untuk Jegal Prabowo
Anggota Pansus RUU Pemilu dari Fraksi Partai Golkar, Rambe Kamarul Zaman. Istimewa

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra menyebut ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen dimaksudkan untuk menjegal Prabowo Subianto maju dalam Pilpres 2019 mendatang.

Hal ini pun dibantah oleh anggota Pansus RUU Pemilu dari Fraksi Partai Golkar, Rambe Kamarul Zaman. Menurutnya, ambang batas 20 persen tidak untuk menjegal seorang kandidat untuk maju dalam Pilpres 2019.

"Enggak ada aturan dibuat untuk menjegal hak orang," kata Rambe di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/7).

Rambe menegaskan, ambang batas tersebut sudah digunakan dalam Pilpres 2019 serta sudah diterapkan dalam penetapan calon kepala daerah.

"Kita memperkuat presidensil agar presiden yang dipilih nanti kuat. Dia didukung parlemen sejak awal. Jadi ada kehendak agar koalisi dibangun sejak awal," ujarnya.

Rambe menegaskan, presidential threshold sebesar 20-25 persen juga tidak melanggar keputusan Mahkamah Kontitusi. Pasalnya, pemilu serentak karena merupakan open legal policy.

Partai Golkar bersama sjeumlah partai pendukung pemerintah seperti PDIP dan Nasdem satu suara dengan pemerintah yang ingin menetapkan presidential threshold sebesar 20 persen perolehan kursi atau 25 persen perolehan suara nasional dalam pilpres 2019 mendatang.

Namun, angka ini dinilai terlalu tinggi oleh partai opisisi seperti Gerindra dan PKS. Bahkan Fadli Zon menyebut ambang batas presiden (presidential threshold) 20 persen yang diinginkan oleh pihak pemerintah merupakan upaya untukmenjegal Prabowo Subianto untuk maju pada Pilpres 2019 mendatang.

"Menurut saya, yang ada sekarang itu pemerintah sedang berusaha untuk menjegal Pak Prabowo untuk menjadi calon dan ini tidak masuk akal," kata Fadli di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (17/7).[]


Editor. Sunardi Panjaitan

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Ini Alasan Djarot PD Jaya Terus Dibenahi

Rabu, 20 September 2017 10:57 WIB

Djarot ingin PD Jaya bersaing dengan pasar ritel modern.


Djarot Minta Perekrutan Pegawai PD Pasar Jaya Mengutamakan Prestasi

Rabu, 20 September 2017 10:54 WIB

Ia berharap, dalam perekrutannya, Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin tetap mengutamakan prestasi yang dimiliki oleh calon pegawai.


Rawan Penyelundupan Narkoba, Polda Kalbar Perketat Pengamanan Perbatasan

Rabu, 20 September 2017 10:53 WIB

Ada belasan jalur jalan tikus atau jalan hutan dari Malaysia menuju akses Kecamatan Entikong dan Sekayam tujuan Sanggau.


Ini Cara Kai EXO dan Kim Jin Kyung Agar Mendapatkan Chemistry di "Andante"

Rabu, 20 September 2017 10:49 WIB

Kai EXO dan model cantik Kim Jin Kyung menceritakan tentang kedekatan mereka selama syuting drama tersebut.


Reaksi Twitter Sambut Torehan Fantastis Messi

Rabu, 20 September 2017 10:48 WIB

Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen


Topang Dana Program 35.000 MW, Indonesia Power Catatkan EBA

Rabu, 20 September 2017 10:45 WIB

Tito: Total KIK EBA yang tercatat di bursa baru Rp8,7 triliun, kedua adalah banyak sekali 2,5% dibayar tiga bulan sekali.


Peringatan! Anak Muda Beresiko Terserang Stroke

Rabu, 20 September 2017 10:43 WIB

Pola hidup dan diet buruk yang tidak sehat meningkatkan tekanan darah.


Djarot Panggil Dirut Ancol, Ada Apa?

Rabu, 20 September 2017 10:43 WIB

Gratis masuk Ancol tidak hanya untuk warga Jakarta, melainkan seluruh warga Indonesia.


Unggahan Foto Terakhir Instagram Momo Geisha Dibanjiri Ucapan Duka

Rabu, 20 September 2017 10:40 WIB

Unggahan foto terakhir instagram Momo Geisha dibanjiri ucapan duka kepergian ayahanda Momo


Pemerintah Finalisasi Persentase Kepemilikan Operator Pelabuhan Patimban

Rabu, 20 September 2017 10:35 WIB

Menko Luhut berharap patimban sebagai salah satu PSN mampu mendatangkan manfaat & memberikan tambahan pendapatan negara


RDP Pansus dengan KPK Hari Ini Batal

Rabu, 20 September 2017 10:35 WIB

Agenda itu kemudian ditunda hingga tanggal 26 September 2017.


Anies-Sandi Perlu Awasi Ulang Lelang Rumah Susun DKI Jakarta

Rabu, 20 September 2017 10:32 WIB

Sebab selama pemerintahan Ahok- Djarot ada keanehan dengan banyaknya lelang pembangunan rusun dimenangkan oleh PT Total Eka Persada.


Top Up E-Money Bank Mandiri Bisa Gratis, Asalkan...

Rabu, 20 September 2017 10:27 WIB

Karena penyedia jasa atau vendor hadir untuk mempermudah masyarakat dalam top up uang elektronik, maka vendor itu mengenakan biaya.


BJB Optimistis Kredit Bisa Tumbuh Lewati 14 Persen Hingga Akhir Tahun

Rabu, 20 September 2017 10:27 WIB

BJB akui perseroan masih optimis untuk capai pertumbuhan kredit tembus double digit atau mencapai 13-14 persen hingga akhir tahun ini.


Bos BCA: Bisnis E-Money Belum Untung, Malah Nombok Rp80 Miliar

Rabu, 20 September 2017 10:23 WIB

Meski demikian, Jahja mengatakan akan tetap mendukung upaya pemerintah dan Bank Indonesia dalam menggalakkan penggunaan uang elektronik.