News / Daerah / Berita

Tidak Mau Merugi, Pemkot Pekanbaru Perketat Penumpang Trans Metro

akurat logo
Safrina
Senin, 17 Juli 2017 18:34 WIB
Share akurat gplus icon
 
Tidak Mau Merugi, Pemkot Pekanbaru Perketat Penumpang Trans Metro
Trans Metro Pekanbaru menjadi moda transportasi kebanggaan masyarakat Pekanbaru. AKURAT.CO/Safrina

AKURAT.CO, Keberadaan Trans Metro Pekanbaru (TMP) dirasa penting bagi masyarakat. Semua kalangan termasuk pelajar diharapkan dapat memanfaatkan transportasi umum yang disubsidi Pemerintah ini.

Untuk meringankan masyarakat, Pemerintah Kota menetapkan harga karcis Bus TMP untuk masyarakat umum Rp 4.000 dan Rp3.000 untuk pelajar yang menggunakan seragam sekolah.

Menyikapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Pengelola Angkutan Perkotaan PPAP, Wisnu Heryanto mulai memberikan aturan ketat soal klasifikasi penumpang tersebut.

Bahkan dalam waktu dekat pihaknya akan membuat stiker yang nantinya akan ditempel di seluruh Bus TMP.

"Memang banyak yang mengenakan pakaian bebas tapi bayar karcis pelajar. Itu tidak bisa. Karena sesuai Perwako Nomor 87/2015 kategori pelajar itu yang mengenakan seragam sekolah,’’ ujar Wisnu.

Ia menceritakan beberapa kali Pramugara bus TMP mengeluhkan dengan kondisi tersebut. Karena selama ini masyarakat banyak yang tidak mengetahui bus TMP sendiri bisa berjalan karena disubsidi oleh pemerintah. "Kalau gak ditegaskan, maka tidak akan berjalan aturannya,’’ ujarnya.

Wisnu Menjelaskan, untuk kalangan mahasiswa sendiri bisa mendapatkan harga karcis Rp3.000 dengan menunjukan Kartu Tanda Mahasiswa.

"Kalau mahasiswa memang berpakaian bebas. Tapi bisa tunjukan KTMnya. Jadi bisa beli karcis Rp3.000. Selain itu juga harus naik dan turun di depan kampus,’’ tutupnya.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Sebanyak 37 Calon Jamaah Haji dari Biak Numfor Siap Berangkat

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Jamaah diminta untuk menjaga kesehatan dan fisik untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji dalam rangka menjalankan rukun Islam kelima.


Noda Hitam di Balik Perhargaan Kota Layak Anak Kota Bogor

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Banyak kasus-kasus yang tidak tuntas, seperti yang dialami korban pencabulan di Kota Bogor bernama ML.


DPRD Minta Staf Ahli Dibayar Negara, Ini Jawaban Djarot

Senin, 24 Juli 2017 11:22 WIB

DPRD tak bisa disamakan dengan peran serupa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) yang memiliki staf ahli.


BPS Catat Ekspor Rajutan Bali ke Hong Kong Capai 25,91 Persen

Senin, 24 Juli 2017 11:15 WIB

Barang rajutan tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 2,67 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 50,841 juta dolar AS.


Ayu Ting Ting Akan Balik ke Pesbukers, Netizen Kembali Mencibir

Senin, 24 Juli 2017 10:58 WIB

Benarkah Ayu Ting Ting balik ke Pesbukers?


Hanura Akan Usung Jokowi di Pilpres 2019

Senin, 24 Juli 2017 10:49 WIB

Dukungan kepada Jokowi sendiri sebenarnya sudah disampaikan pada Munaslub 2016. Maka di Rapimnas, hal ini akan dikokohkan.


Bursa Saham Tiongkok Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 24 Juli 2017 10:40 WIB

Indeks komposit Shanghai turun 0,22 persen menjadi diperdagangkan pada 3.230,90 poin.


YLK Imbau Masyarakat Hati-hati Membeli Beras

Senin, 24 Juli 2017 10:33 WIB

Peredaran beras oplosan dan beras plastik meresahkan masyarakat.


Djarot: PNS Anti Pancasila, Segera Angkat Kaki dari Indonesia!

Senin, 24 Juli 2017 10:27 WIB

PNS bekerja untuk mengabdi kepada negara.


Bursa Saham Seoul Dibuka Lebih Rendah

Senin, 24 Juli 2017 10:22 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 2,87 poin atau 0,12 persen menjadi 2.447,19 poin


Hari Ini, Adik Andi Narogong Diperiksa KPK sebagai Saksi SN

Senin, 24 Juli 2017 10:16 WIB

KPK mulai menggarap peranan SN dalam kasus e-KTP.


Rayakan 2 Bulan Jadian, Netizen Anggap Rizky Febian Alay

Senin, 24 Juli 2017 10:10 WIB

Niat mau romantis, Rizky Febian dicibir netizen


Ketua MPR RI Kecam Keras Pembatasan Akses ke Masjid Al Aqsa

Senin, 24 Juli 2017 10:07 WIB

Ketua MPR mengatakan warga Palestina memiliki hak untuk bebas beribadah di masjidnya sendiri dan juga di tanah yang menjadi haknya.


Bursa Saham Tokyo Alami Penurunan di Awal Perdagangan

Senin, 24 Juli 2017 10:05 WIB

Indeks Nikkei 225 turun 176,51 poin atau 0,88 persen dari tingkat penutupan Jumat (21/7) menjadi diperdagangkan pada 19.923,24 poin.


Sudah Jelas, HTI Tak Setuju dengan Sistem Demokrasi

Senin, 24 Juli 2017 10:01 WIB

Sistem demokrasi tidaklah sesuai dengan asas syariat Islam yang dianut.