Hari Pertama Sekolah, Siswa SDN di Serang Belajar di Ruangan Rusak Parah

akurat logo
Muslimin
Senin, 17 Juli 2017 16:28 WIB
Share
 
Hari Pertama Sekolah, Siswa SDN di Serang Belajar di Ruangan Rusak Parah
Suasana pertemuan pihak Sekolah, Komite Sekolah, UPTD Pendidikan Pamarayan dan pattiro Banten di salah satu ruangan SDN Bugel. Radarbanden.co.id

AKURAT.CO, Di hari pertama masuk sekolah, para siswa pasti menginginkan suasana yang serba baru guna mendorong semangatnya  untuk belajar. Namun, beda halnya yang dirasakan  oleh siswa/siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bugel di Serang Banten ini.

Dihari pertama sekolah, Siswa/siswi SDN Bugel harus belajar di ruangan Sekolah yang sudah rusak parah.

Pasalnya, kondisi tiga ruangan kelas di SDN yang berada di Desa Pasir Limus, Kecamatan Pamarayan, Serang tersebut sudah retak-retak.

Ruangan kelas yang sudah rusak parah tersebut di kelas 1, 2, dan 3, dinding sekolah yang retak, lantai yang awalnya disemen rusak. Kondisi ruangan yang tidak layak tersebut tentu sangat menganggu proses belajar mengajar.

Ruangan yang tidak dipakai akibat rusak kelas 1 sedangkan ruangan kelas 2 dan 3 masih dipakai karena ruang kelas masih kurang.

Kepala SDN Bugel Muhammad Rais mengatakan ruang kelas yang rusak itu sudah sejak 2010 tetapi semakin parah pada tahun 2014. Dia mengaku sudah melaporkan hal itu ke Dinas Pendidikan Kabupaten Serang.

"Pengajuan dari tahun 2014 ke dinas terkait, Dinas Pendidikan," kata Rais, Senin (17/7).

Dia mengatakan pemberlakukan 1 ruang digunakan bergantian karena ruang kelas 1 semakin parah. Sistemnya, begitu pukul 10.00 WIB, kelas itu digunakan untuk kelas 2.

"Atuh mau di mana lagi, kelas 1 akhirnya dialihkan sejak tahun kemarin. Karena sudah mulai parah," kata Rais.

Rais mengatakan sekolah itu mendapat bantuan perbaikan pertama kali pada tahun 2005.

Dia berharap bantuan segera dating, apalagi kondisinya yang berdebu bisa saja membuat siswa mengalami sakit pernafasan.

“Ada kemungkinan sakit juga, tapi kan (siswa) nggak bilang ke sini," ucap Rais.

Saat ini, menurut Rais, ruang kelas 2 dan 3 digunakan rutin untuk kegiatan belajar mengajar. Untuk kelas 2 ada 27 siswa, sedangkan untuk kelas 3, ada 36 siswa.

Meski kondisi sekolah seperti itu, Rais mengaku tetap bangga lantaran sekolah tersebut kerap mendapatkan prestasi.

Dia mengatakan selama 4 tahun berturut-turut sekolah itu menjadi juara umum Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSSN) tingkat kecamatan.

"Meskipun sekolah rusak, selalu juara umum FLSSN," ujar Rais.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

LIPI Perkenalkan Aplikasi Penanggulangan Gempa Bernama Lindu

Senin, 23 Oktober 2017 22:10 WIB

Lindu merupakan inovasi dalam pengertian potensi gempa yang diaplikasikan lewat smartphone.


Miryam Dituntut 8 Tahun Penjara dalam Kasus Pemberian Keterangan Palsu

Senin, 23 Oktober 2017 22:09 WIB

"Menjatuhkan pidana penjara selama delapan tahun dengan denda Rp300 Juta," kata Jaksa KPK


Deputi Menko Maritim Terima Penghargaan Raja Leopold Karena Bejasa Pererat RI-Belgia

Senin, 23 Oktober 2017 22:04 WIB

Arif Havas Oegroseno menerima penghargaan Raja Leopold dari Belgia atau ''Commander in the Order of Leopold of Belgium''.


Rembuknas 2017, Jokowi: Kita Harus Lebih Berani Hadapi Perubahan Global

Senin, 23 Oktober 2017 21:58 WIB

"Kita juga harus sadar bahwa perubahan-perubahan sekarang ini sudah masuk hampir ke semua sektor," kata Jokowi


Telkomsel "Genjot " Jaringan 4G Setelah Menangi Lelang Frekuensi 2,3 GHz

Senin, 23 Oktober 2017 21:47 WIB

Telkomsel akan maksimalkan jaringan 4G di pelosok Indonesia dengan tambahan frekuensi selebar 30 MHz di spektrum 2,3 GHz.


Jusuf Kalla Bertolak Ke Tanah Air Usai Umrah

Senin, 23 Oktober 2017 21:46 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla bertolak menuju Tanah Air dari Bandara Internasional King Abdulazis.


Gerindra: Demiz Sosok Potensial dan Bisa Menang di Pilgub Jabar

Senin, 23 Oktober 2017 21:45 WIB

"Beliau bersilaturahmi ke Gerindra, kami menyambut dengan senang hati," ujar Bucky


Pusamania Borneo Gulung Mitra Kukar 4-0

Senin, 23 Oktober 2017 21:35 WIB

Borneo di peringkat 8 dengan 46 poin dari 30 pertandingan. Sedangkan Mitra Kukar menempati posisi 10 dengan 43 poin dari 31 laga.


Pengungsi Gunung Agung Kekurangan MCK dan Kompor untuk Memasak

Senin, 23 Oktober 2017 21:30 WIB

Jumlah pengungsi Gunung Agung pada Senin (23/10) sekira pukul 18.00 Wita mencapai 134.310 orang


PKB Setuju Kehadiran Densus Tipikor Tapi dengan Syarat...

Senin, 23 Oktober 2017 21:23 WIB

PKB setuju akan kehadiran Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) Polri


Ini Usulan LIPI Terkait Persoalan Polhukam di Papua

Senin, 23 Oktober 2017 21:11 WIB

Adriana menyebutkan bahwa setidaknya ada empat masalah besar di Papua yang harus segera diselesaikan


Perusahaan Diminta Gunakan Software Asli Untuk Keamanan Data

Senin, 23 Oktober 2017 21:09 WIB

Mendorong keunggulan kompetitif brand perusahaan baik di level nasional maupun aktivitas bisnis global.


Begini Penjelasan BMKG Tentang Angin Puting Beliung

Senin, 23 Oktober 2017 21:08 WIB

Puting beliung melanda wilayah Kepulauan Seribu, Senin pagi tadi


Langka, Tiga Puting Beliung Muncul Secara Bersamaan di Kepulauan Seribu

Senin, 23 Oktober 2017 20:59 WIB

Munculnya fenomena ini adalah akibat musim pancaroba yang terjadi pada siang atau sore hari.