News / Politik / Berita
Pilgub Sumut 2018

Tiga Gerbong Koalisi Diprediksi 'Mengkristal' di Pilkada Sumut 2018

akurat logo
Oktaf
Senin, 17 Juli 2017 15:51 WIB
Share akurat gplus icon
 
Tiga Gerbong Koalisi Diprediksi 'Mengkristal' di Pilkada Sumut 2018
Faisal Andri Mahrawa - Pengamat politik Universitas Sumatera Utara. AKURAT.CO/Oktaf

AKURAT.CO, Pengamat politik Universitas Sumatera Utara, Faisal Andri Mahrawa memprediksi, tiga gerbong koalisi partai akan mengkristal dalam kontestasi politik di Pilkada Sumatera Utara, 2018 mendatang. 

“Kalau prediksi saya koalisi itu yakni PKS-GERINDRA, PDIP-Golkar dan NasDem, Demokrat, PKB, PAN dan beberapa partai lain,” kata Faisal kepada Akurat.co, Senin (17/7).

Dalam analisisnya Faisal menjelaskan, benang merah kepentingan dan historis antara partai-partai akan mendorong terbentuknya koalisi-koalisi tersebut. Misalnya, koalisi antara  PKS-Gerindra yang menggunakan sentimen kemenangan dalam Pilkada di DKI lalu.

Sementara PDIP-Golkar dan NasDem menggunakan sentimen mempertahankan rezim dan partai Demokrat, PKB, PAN beberapa partai lain hanya akan berselancar menjelang Pilpres dan Pileg 2019 mendatang. “Karena Demokrat gak akan mungkin berkoalisi dengan PDI Perjuangan, pasti akan membangun gerbong tersendiri,” ungkap Faisal.

Ia mengatakan, terutama partai PAN hingga saat ini masih dalam posisi menunggu. Pilihan gerbong koalisi bagi PAN akan dipengaruhi resuffle kabinet yang saat ini wacananya berhembus sangat kencang.

“Tapi bukan tak mungkin PAN akan bergabung dengan koalisi Gerindra dan PKS. Akan terlihat juga dalam resuffle kabinet yg sedang hangat dibicarakan. Kalau nanti PAN didepak dari Menteri maka akan menguatkan terbangunnya kedekatan PAN dengan Gerindra dan PKS di berbagai pilkada termasuk Pilgub Sumut,” urai Faisal.

Sementara itu Faisal menuturkan, terutama di PDI Perjuangan, menunjukkan gelagat tidak akan memaksakan diri agar kadernya menjadi calon gubernur. Partai berlambang banteng moncong putih itu dinilai tidak ingin mengulang sejarah kelam di Pilkada sebelumnya, saat mengusung Efendi Simbolon.

“PDI Perjuangan akan membuka diri pada posisi calon gubernur, itu terlihat paska Pilkada DKI Jakarta dimana sempat muncul tiga nama, tapi belakangan kemudian berubah dan tak ada lagi nama yang begitu menguat. PDI akan membuka diri, tapi klu-nya, adalah anak muda, Islam dan Jawa,” katanya.

Masih di partai yang sama, ia juga memprediksi akan diwarnai munculnya kejutan. Khususnya di posisi calon Wakil Gubernur, Ketum PDI Perjuangan Megawati, diperkirakan akan memiliki jagoan sendiri.

“Kejutan akan terjadi saat Ketum PDI Perjuangan punya jagoan sendiri, tapi analisis saya di posisi Wagub,” katanya.[]


Editor. Iwan Setiawan

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Erick Tohir dan Sjafrie Sjamsoeddin Sambangi KPK, Ada Apa?

Senin, 24 Juli 2017 11:36 WIB

Diduga terkait kasus korupsi yang ditangani Polda Metro Jaya.


Misbakhun Dorong DPR Segera Seriusi RUU Redenominasi

Senin, 24 Juli 2017 11:34 WIB

Kebutuhan penyederhanaan mata uang rupiah sudah mendesak, sehingga pembahasan RUU Redenominasi perlu segera dibahas


Sandiaga Uno Ajak Gojek dan Perusahaan E-Commerce Lain Melantai di Bursa

Senin, 24 Juli 2017 11:32 WIB

Tidak ada alasan bagi para pebisnis UMKM untuk masuk di papan bursa.


Sebanyak 37 Calon Jamaah Haji dari Biak Numfor Siap Berangkat

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Jamaah diminta untuk menjaga kesehatan dan fisik untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji dalam rangka menjalankan rukun Islam kelima.


Noda Hitam di Balik Perhargaan Kota Layak Anak Kota Bogor

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Banyak kasus-kasus yang tidak tuntas, seperti yang dialami korban pencabulan di Kota Bogor bernama ML.


DPRD Minta Staf Ahli Dibayar Negara, Ini Jawaban Djarot

Senin, 24 Juli 2017 11:22 WIB

DPRD tak bisa disamakan dengan peran serupa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) yang memiliki staf ahli.


BPS Catat Ekspor Rajutan Bali ke Hong Kong Capai 25,91 Persen

Senin, 24 Juli 2017 11:15 WIB

Barang rajutan tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 2,67 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 50,841 juta dolar AS.


Ayu Ting Ting Akan Balik ke Pesbukers, Netizen Kembali Mencibir

Senin, 24 Juli 2017 10:58 WIB

Benarkah Ayu Ting Ting balik ke Pesbukers?


Hanura Akan Usung Jokowi di Pilpres 2019

Senin, 24 Juli 2017 10:49 WIB

Dukungan kepada Jokowi sendiri sebenarnya sudah disampaikan pada Munaslub 2016. Maka di Rapimnas, hal ini akan dikokohkan.


Bursa Saham Tiongkok Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 24 Juli 2017 10:40 WIB

Indeks komposit Shanghai turun 0,22 persen menjadi diperdagangkan pada 3.230,90 poin.


YLK Imbau Masyarakat Hati-hati Membeli Beras

Senin, 24 Juli 2017 10:33 WIB

Peredaran beras oplosan dan beras plastik meresahkan masyarakat.


Djarot: PNS Anti Pancasila, Segera Angkat Kaki dari Indonesia!

Senin, 24 Juli 2017 10:27 WIB

PNS bekerja untuk mengabdi kepada negara.


Bursa Saham Seoul Dibuka Lebih Rendah

Senin, 24 Juli 2017 10:22 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 2,87 poin atau 0,12 persen menjadi 2.447,19 poin


Hari Ini, Adik Andi Narogong Diperiksa KPK sebagai Saksi SN

Senin, 24 Juli 2017 10:16 WIB

KPK mulai menggarap peranan SN dalam kasus e-KTP.


Rayakan 2 Bulan Jadian, Netizen Anggap Rizky Febian Alay

Senin, 24 Juli 2017 10:10 WIB

Niat mau romantis, Rizky Febian dicibir netizen