News / Hankam / Berita

Kapolri Kembali Tegaskan Ingin Pensiun Dini, Ini Alasannya

akurat logo
Dedi Ermansyah
Senin, 17 Juli 2017 15:38 WIB
Share akurat gplus icon
 
Kapolri Kembali Tegaskan Ingin Pensiun Dini, Ini Alasannya
Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menghadiri RDP dengan Komisi III DPR di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Senin (17/7). AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali mengungkapkan keinginannya untuk pensiun dini dari jabatannya sebagai orang nomor satu di Institusi Polisi Republik Indonesia (Polri).  

Dia menjelaskan bahwa sebelumnya ia sampaikan hal itu secara spontan saat diwawancara dalam sebuah stasiun televisi. Saat itu, ia ditanya sebagai Kapolri pensiun hingga tahun 2022 atau bagaimana, karena umur dia masih 51 tahun. 

"Saya sampaikan dalam hati kecil saya tidak ingin sampai tahun 2022 karena terlalu lama dan tidak sehat bagi organisasi. Organisasi butuh penyegaran-penyegaran dan pimpinan-pimpinan baru," kata Tito dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, di Senayan, Jakarta Pusat,  (17/7).

Selain itu, kata dia, ia tidak mau jadi Kapolri terlalu lama karena kreatifitas bisa menurun dan juga ingin memberi kesempatan yang lain  menjadi Kapolri dan juga dengan alasan kesehatan 

"Saya pribadi merasa Kapolri adalah pekerjaan paling stres di dunia. Polri adalah lembaga kepolisian terbesar kedua di dunia setelah China," katanya. 

Ia tegaskan, dirnya tidak akan masuk ke dalam politik jika pensiun dari Kapolri nanti.  Apalagi masuk ke politik. Kapolri saja sudah banyak musuh, makin stres. Saya hanya tertarik ke dunia pendidikan kembali ke almamater saya tenological universitas di Singapura.

Menurut dia, pensiun dini dalam kultural Indonesia, dianggap sebagai sesuatu yang aneh. Namun  di barat adalah hal yang biasa karena orang ingin  lebih ribet setelah sekian lama bekerja. 

"Sama dengan saya. Saya secara pribadi pengen memberikanan contoh," pungkasnya.[]

 


Editor. Iwan Setiawan

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Misbakhun Dorong DPR Segera Seriusi RUU Redenominasi

Senin, 24 Juli 2017 11:34 WIB

Kebutuhan penyederhanaan mata uang rupiah sudah mendesak, sehingga pembahasan RUU Redenominasi perlu segera dibahas


Sandiaga Uno Ajak Gojek dan Perusahaan E-Commerce Lain Melantai di Bursa

Senin, 24 Juli 2017 11:32 WIB

Tidak ada alasan bagi para pebisnis UMKM untuk masuk di papan bursa.


Sebanyak 37 Calon Jamaah Haji dari Biak Numfor Siap Berangkat

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Jamaah diminta untuk menjaga kesehatan dan fisik untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji dalam rangka menjalankan rukun Islam kelima.


Noda Hitam di Balik Perhargaan Kota Layak Anak Kota Bogor

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Banyak kasus-kasus yang tidak tuntas, seperti yang dialami korban pencabulan di Kota Bogor bernama ML.


DPRD Minta Staf Ahli Dibayar Negara, Ini Jawaban Djarot

Senin, 24 Juli 2017 11:22 WIB

DPRD tak bisa disamakan dengan peran serupa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) yang memiliki staf ahli.


BPS Catat Ekspor Rajutan Bali ke Hong Kong Capai 25,91 Persen

Senin, 24 Juli 2017 11:15 WIB

Barang rajutan tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 2,67 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 50,841 juta dolar AS.


Ayu Ting Ting Akan Balik ke Pesbukers, Netizen Kembali Mencibir

Senin, 24 Juli 2017 10:58 WIB

Benarkah Ayu Ting Ting balik ke Pesbukers?


Hanura Akan Usung Jokowi di Pilpres 2019

Senin, 24 Juli 2017 10:49 WIB

Dukungan kepada Jokowi sendiri sebenarnya sudah disampaikan pada Munaslub 2016. Maka di Rapimnas, hal ini akan dikokohkan.


Bursa Saham Tiongkok Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 24 Juli 2017 10:40 WIB

Indeks komposit Shanghai turun 0,22 persen menjadi diperdagangkan pada 3.230,90 poin.


YLK Imbau Masyarakat Hati-hati Membeli Beras

Senin, 24 Juli 2017 10:33 WIB

Peredaran beras oplosan dan beras plastik meresahkan masyarakat.


Djarot: PNS Anti Pancasila, Segera Angkat Kaki dari Indonesia!

Senin, 24 Juli 2017 10:27 WIB

PNS bekerja untuk mengabdi kepada negara.


Bursa Saham Seoul Dibuka Lebih Rendah

Senin, 24 Juli 2017 10:22 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 2,87 poin atau 0,12 persen menjadi 2.447,19 poin


Hari Ini, Adik Andi Narogong Diperiksa KPK sebagai Saksi SN

Senin, 24 Juli 2017 10:16 WIB

KPK mulai menggarap peranan SN dalam kasus e-KTP.


Rayakan 2 Bulan Jadian, Netizen Anggap Rizky Febian Alay

Senin, 24 Juli 2017 10:10 WIB

Niat mau romantis, Rizky Febian dicibir netizen


Ketua MPR RI Kecam Keras Pembatasan Akses ke Masjid Al Aqsa

Senin, 24 Juli 2017 10:07 WIB

Ketua MPR mengatakan warga Palestina memiliki hak untuk bebas beribadah di masjidnya sendiri dan juga di tanah yang menjadi haknya.