News / Hankam / Berita

Panglima TNI: Pemberantasan Terorisme Harus Total

akurat logo
Oktaf
Senin, 17 Juli 2017 14:09 WIB
Share
 
Panglima TNI: Pemberantasan Terorisme Harus Total
Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Gatot Nurmantyo. AKURAT.CO/Deni Muhtarudin

AKURAT.CO, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, pemberantasan terhadap jaringan dan kelompok terorisme tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus total. 

Demikian tegas Gatot Nurmantyo dalam amanahnya yang dibacakan Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto saat memimpin upacara Bendera Merah Putih, di Lapangan Jenderal Sudirman Korem 011/Lilawangsa, Senin (17/7).

“Pemberantasan terorisme tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus dilakukan secara total, semua elemen bangsa, semua pemangku kepentingan negara, atas nama negara di bawah payung UU anti terorisme mampu berperang melawan terorisme. Tanpa adanya peranan dari seluruh elemen bangsa Indonesia, maka mimpi untuk membasmi kegiatan teror di bumi Pancasila hanya akan berhenti dan menjadi sebuah konsep dan pemikiran di atas kertas semata,” tegasnya.

Sebelumnya Panglima mengungkapkan, seluruh prajurit TNI harus serius dan tak boleh bermain-main dalam menghadapi segala bentuk gejala terorisme yang terus menghantui.

“Karena bahaya terorisme sungguh-sungguh nyata, bahkan Indonesia juga menjadi sasaran aksi-aksi terorisme. Kita mengalami sendiri, betapa aksi-aksi teror sekelompok orang yang diduga terkait jaringan ISIS, belakangan ini mangkin sering terjadi, aksi-aksi itu sebenarnya menunjukan adanya upaya dan perlawanan yang serius dari para teroris, untuk melemahkan mental aparat dalam menjaga keamanan serta keselamatan Bangsa dan negara,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, untuk mendukung keseriusan TNI menghadapi terorisme, aparat keamanan harus diberikan peralatan maupun perlengkapan yang lebih baik, dari segi peralatan fisik maupun perlengkapan peraturan perundangan. “Dengan demikian, aparat Intelijen, aparat keamanan dan seluruh pemangku kepentingan di negara ini bisa secara bersama-sama memberantas terorisme,” katanya.

Selain itu, sambung Panglima, situasi darurat terorisme saat ini, pemerintah telah mengusulkan Revisi UU anti terorisme untuk memberikan payung hukum bagi aparat negara dalam memberantas aksi-aksi terorisme.

“Sekali lagi saya tegaskan , terorisme adalah kejahatan terhadap negara. Apa pun yang akan diundangkan, bagi TNI akan mengikuti segala ketentuan yang ada di dalam undang-undang. TNI, tidak boleh kalah dengan teroris dan TNI selalu siap dalam pemberantasan terorisme. Diperintah apa pun, TNI juga siap demi menyelamatkan anak cucu bangsa Indonesia,” tegasnya.

Upacara tersebut diikuti oleh para Perwira, Bintara dan Tamtama prajurit TNI Satuan Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan prajurit TNI Satuan Angkatan Udara (AU), serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI.[]


Editor. Iwan Setiawan

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Wali Kota Dempasar Tinjau Pengungsi Gunung Agung

Jumat, 22 September 2017 22:21 WIB

Wali Kota Denpasar, Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meninjau warga masyarakat Karangasem yang melakukan pengungsian.


Dana Resepsi Pernikahan Dibawa Kabur, Polisi Buru Pemilik "Wedding Organizer"

Jumat, 22 September 2017 22:13 WIB

Tim saat ini sedang mengejar pelaku, dan identitasnya sudah diketahui, tinggal menunggu waktu untuk melakukan penangkapan terhadap Sidik .



Pegawai Kantor Imigrasi Sukabumi Tertangkap OTT

Jumat, 22 September 2017 22:08 WIB

Tersangka ditangkap bersama dua calo berinisial Ru dan ER di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi,


Tradisi Penghormatan Pada Tokoh Pertambangan Ala Jonan

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Arie Federik Lasut merupakan pahlawan nasional yang pada 28 September 1945 mengambil tindakan berani merebut kantor Chisitsu Chosasho.


70 Persen Tahanan Narkoba Pondok Rajeg Usia Produktif

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Narkoba yang paling banyak dikonsumsi napi yaitu ganja


Neraca Perdagangan Pertanian Surplus USD 10,98 Miliar

Jumat, 22 September 2017 21:53 WIB

Kementan mengatakan, Impor beras di awal 2016 kemarin merupakan luncuran dari sebagian kontrak impor beras Bulog pada 2015.


Mabes Polri Tangkap Kapal Pembawa Miras Ilegal di Riau

Jumat, 22 September 2017 21:51 WIB

Kapal KLM Sinar Indah Jaya GT 110 MO.1033/PPE yang diduga membawa minuman keras ilegal di Pelabuhan Kapal Sungai Juling, Kabupaten Kepulauan


PVMBG Naikkan Status Gunung Agung Jadi Awas

Jumat, 22 September 2017 21:46 WIB

"Melihat kondisi terakhir Gunung Agung, yang apinya sudah tinggi dan peningkatan kegempaannya juga sangat luar biasa" kata Kasbani.


Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo

Jumat, 22 September 2017 21:42 WIB

Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo


Gubernur Bali Minta Agar Segera Bangun Dapur Umum di Pengungsian

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Gubernur mengatakan, hal itu dilakukan agar tidak ada yang sakit akibat tidak mendapat asupan gizi.


Intermediasi Perbankan Lambat, Pertumbuhan Kredit Rendah Hanya 8,2 Persen

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Intermediasi perbankan belum menunjukkan perbaikan, pertumbuhan kredit Juli 2017 masih rendah yaitu tercatat 8,2% (yoy).


Ini Kriteria Cowok Idaman Indah Permatasari

Jumat, 22 September 2017 21:34 WIB

Indah tidak suka pria bertato.


Jika Sektor Ritel Membaik Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 2018

Jumat, 22 September 2017 21:28 WIB

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2017 masih di kisaran 5,0-5,4% dan akan meningkat menjadi 5,1-5,5% pada 2018.


Lelang Barang Rampasan Laku Terjual, KPK Cukup Puas

Jumat, 22 September 2017 21:26 WIB

Kami ucapkan terima kasih kepada DJKN. Kami cukup puas dengan pelaksanaan lelang kali ini karena sebagian besar terjual.