News / Daerah / Berita

Bawaslu Sulsel Ingatkan Parpol Agar Akhiri Praktik Mahar Politik

akurat logo
Muslimin
Minggu, 16 Juli 2017 20:00 WIB
Share akurat gplus icon
 
Bawaslu Sulsel Ingatkan Parpol Agar Akhiri Praktik Mahar Politik
Ilustrasi Pilkada 2018. AKURAT.CO/Lukman Hakim Naba

AKURAT.CO, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan (Sulsel) memperingatkan parpol agar mengakhiri praktik mahar politik, yaitu memberikan uang jumlah besar sebagai syarat wajib sebagai paslon pada pilkada, seperti menjadi buah bubur di masyarakat secara nasional selama ini.

"Bila ada Parpol yang kedapatan mengajukan pemberian mahar kepada bakal calon peserta pilkda 2o18, maka sanksinya pencalonan bisa dibatalkan," tegas Ketua Bawaslu Sulsel La ode Arumahi di Makassar, Minggu (16/7).

Menurut dia, dalam aturan Undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang Pilkada dan Undang-undang nomor 10 tahun 2016 disitu disebutkan larangan menggunakan syarat mahar bagi bakal calon kepala daerah.

Kendati ada Parpol yang tidak menggunakan mahar namun dengan dalih biaya survei kata Arumahi, tetap tidak dibenarkan, sebab setiap pendaftaran kandidat di parpol merupakan bagian dari proses pencalonan sehingga itu tetap tidak dibenarkan.

"Meski mereka beralasan ada biaya survei kepada kandidat dan bukan mahar, sama saja itu tidak dibolehkan dalam aturan Perundang-undangan," beber dia.

Kalaupun ada yang membayar uang pendaftan lima tahun lalu kepada partai, itu tidak menjadi masalah asalkan tidak masuk dalam rangkaian proses tahapan Pilkada.

Pihaknya kembali mengingatkan, agar Parpol membaca baik-baik aturan yang sudah dikeluarkan sehingga tidak terjadi transaksi Politik yang berujung merugikan kedua belah pihak bila ditemukan.

Meski demikian, sejumlah Parpol berdalih tidak membebankan uang mahar kepada kandidat yang mendaftar di partainya, namun dibungkus dengan sumbangan sukarena atau berlindung pada biaya survei ditanggung para kandidat.

Saat ini sejumlah Parpol telah membuka pendaftaran untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur termasuk Pilkada Bupati dan Wali Kota. Diketahui di Sulsel ada 12 daerah dan provibsi menggelar Pilkada Serentak 27 Juni 2018.

Sebelas Kabupaten Kota tersebut yakni, Kabupaten Bantaeng, Jeneponto, Sinjai, Bone, Wajo, Sidenreng Rappang (Sidrap), Pinrang, Enrekang, Luwu, Kota Makassar, Kota Pare-pare dan satu Pilkada Gubernur.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel, Andi Ridwan Wittiri menyatakan menolak pemberlakuan uang pendaftaran atau mahar bagi bakal calon kepala daerah yang mendaftar di partainya.

"Kami tidak berlakukan itu, baik Bakal Calon Gubernur maupun Bupati dan Wali Kota. PDIP tetap mengikuti aturan yang sudah ada, jadi tentu tidak akan kami lakukan," katanya usai rapat koordinasi pemenang Pilkada.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Erick Tohir dan Sjafrie Sjamsoeddin Sambangi KPK, Ada Apa?

Senin, 24 Juli 2017 11:36 WIB

Diduga terkait kasus korupsi yang ditangani Polda Metro Jaya.


Misbakhun Dorong DPR Segera Seriusi RUU Redenominasi

Senin, 24 Juli 2017 11:34 WIB

Kebutuhan penyederhanaan mata uang rupiah sudah mendesak, sehingga pembahasan RUU Redenominasi perlu segera dibahas


Sandiaga Uno Ajak Gojek dan Perusahaan E-Commerce Lain Melantai di Bursa

Senin, 24 Juli 2017 11:32 WIB

Tidak ada alasan bagi para pebisnis UMKM untuk masuk di papan bursa.


Sebanyak 37 Calon Jamaah Haji dari Biak Numfor Siap Berangkat

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Jamaah diminta untuk menjaga kesehatan dan fisik untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji dalam rangka menjalankan rukun Islam kelima.


Noda Hitam di Balik Perhargaan Kota Layak Anak Kota Bogor

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Banyak kasus-kasus yang tidak tuntas, seperti yang dialami korban pencabulan di Kota Bogor bernama ML.


DPRD Minta Staf Ahli Dibayar Negara, Ini Jawaban Djarot

Senin, 24 Juli 2017 11:22 WIB

DPRD tak bisa disamakan dengan peran serupa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) yang memiliki staf ahli.


BPS Catat Ekspor Rajutan Bali ke Hong Kong Capai 25,91 Persen

Senin, 24 Juli 2017 11:15 WIB

Barang rajutan tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 2,67 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 50,841 juta dolar AS.


Ayu Ting Ting Akan Balik ke Pesbukers, Netizen Kembali Mencibir

Senin, 24 Juli 2017 10:58 WIB

Benarkah Ayu Ting Ting balik ke Pesbukers?


Hanura Akan Usung Jokowi di Pilpres 2019

Senin, 24 Juli 2017 10:49 WIB

Dukungan kepada Jokowi sendiri sebenarnya sudah disampaikan pada Munaslub 2016. Maka di Rapimnas, hal ini akan dikokohkan.


Bursa Saham Tiongkok Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 24 Juli 2017 10:40 WIB

Indeks komposit Shanghai turun 0,22 persen menjadi diperdagangkan pada 3.230,90 poin.


YLK Imbau Masyarakat Hati-hati Membeli Beras

Senin, 24 Juli 2017 10:33 WIB

Peredaran beras oplosan dan beras plastik meresahkan masyarakat.


Djarot: PNS Anti Pancasila, Segera Angkat Kaki dari Indonesia!

Senin, 24 Juli 2017 10:27 WIB

PNS bekerja untuk mengabdi kepada negara.


Bursa Saham Seoul Dibuka Lebih Rendah

Senin, 24 Juli 2017 10:22 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 2,87 poin atau 0,12 persen menjadi 2.447,19 poin


Hari Ini, Adik Andi Narogong Diperiksa KPK sebagai Saksi SN

Senin, 24 Juli 2017 10:16 WIB

KPK mulai menggarap peranan SN dalam kasus e-KTP.


Rayakan 2 Bulan Jadian, Netizen Anggap Rizky Febian Alay

Senin, 24 Juli 2017 10:10 WIB

Niat mau romantis, Rizky Febian dicibir netizen