News / Hukum / Berita
Pansus Angket KPK

Misbakhun Beberkan Kebobrokan KPK

akurat logo
Dedi Ermansyah
Sabtu, 15 Juli 2017 19:30 WIB
Share akurat gplus icon
 
Misbakhun Beberkan Kebobrokan  KPK
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK dari Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun.. AKURAT.CO

AKURAT.CO, Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK dari Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun membeberkan sejumlah kebobrokan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Misbakhun menyebutkan ada banyak pelanggaran yang dilakukan KPK  mulai dari Operasi Tangkap Tangan (OTT), Mark up, temuan BPK terkait pelanggaran penggunaan anggaran perjalanan dinas KPK, hingga pengankatan penyidik yang tidak sesuai prosedur.

Bahkan ada komisioner yang saling menyadap dengan Komisioner yang lainnya. Dia katakan, sudah mengantongi bukti yang cukup kuat.

"Semuanya sudah diambil nanti akan kita buka. Rekaman sudah kita dapatkan, oleh BPK secara kelembagaan dibuka proses OTT seperti apa," kata Misbakhun dalam diskusi yang digelar Ikatan Alumni STAN(IKANAS STAN) dengan tema "Membangun Kelembagaan DPR dan KPK yang kuat" di Warung Daun, Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (15/7).

Lanjut Politisi asal Pasuruan itu, dalam temuan BPK, KPK ditemukan melakukan pelanggaran yang merugikan negara, dan BPK meminta KPK untuk mengembalikan uang tersebut dalam waktu 60 hari. Namun tidak dilakukan oleh KPK. 

"BPK saja tdak dianggap. Lembaga macam apa ini, " tegas Misbakhun. 

Sehingga ia meminta pada semua pihak memberi kesempatan pada Pansus Hak Angket KPK untuk bekerja dan melakukan tugas penyidikan dan pengawasan tersebut. 

" Kita sudah 15 tahun. Isinya KPK siapa sih. Tidak semua disana isinya malaikat. Sama kayak kita semua. Masih makan nasi, kita harus hati-hati membela lembaga negara," tegasnya. 

Dia juga membantah tudingan yang mengatakan bahwa Hak angket digulirkan atas adanya kasus yang melibatkan Miryam S Haryani, tersangka kasus pemberi kesaksian palsu. 

Pemanggilan Miryam dalam rapat Pansus, kata dia hanyalah satu dari lima alasan. 

"Korupsi harus diberantas oleh siapapun bukan saja oleh KPK. Pemanggilan Miryam itu cuma salah satu dari lima alasan, Kita kepingin KPK kuat. Gak ada yang pingin KPK gak kuat," katanya.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Misbakhun Dorong DPR Segera Seriusi RUU Redenominasi

Senin, 24 Juli 2017 11:34 WIB

Kebutuhan penyederhanaan mata uang rupiah sudah mendesak, sehingga pembahasan RUU Redenominasi perlu segera dibahas


Sandiaga Uno Ajak Gojek dan Perusahaan E-Commerce Lain Melantai di Bursa

Senin, 24 Juli 2017 11:32 WIB

Tidak ada alasan bagi para pebisnis UMKM untuk masuk di papan bursa.


Sebanyak 37 Calon Jamaah Haji dari Biak Numfor Siap Berangkat

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Jamaah diminta untuk menjaga kesehatan dan fisik untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji dalam rangka menjalankan rukun Islam kelima.


Noda Hitam di Balik Perhargaan Kota Layak Anak Kota Bogor

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Banyak kasus-kasus yang tidak tuntas, seperti yang dialami korban pencabulan di Kota Bogor bernama ML.


DPRD Minta Staf Ahli Dibayar Negara, Ini Jawaban Djarot

Senin, 24 Juli 2017 11:22 WIB

DPRD tak bisa disamakan dengan peran serupa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) yang memiliki staf ahli.


BPS Catat Ekspor Rajutan Bali ke Hong Kong Capai 25,91 Persen

Senin, 24 Juli 2017 11:15 WIB

Barang rajutan tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 2,67 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 50,841 juta dolar AS.


Ayu Ting Ting Akan Balik ke Pesbukers, Netizen Kembali Mencibir

Senin, 24 Juli 2017 10:58 WIB

Benarkah Ayu Ting Ting balik ke Pesbukers?


Hanura Akan Usung Jokowi di Pilpres 2019

Senin, 24 Juli 2017 10:49 WIB

Dukungan kepada Jokowi sendiri sebenarnya sudah disampaikan pada Munaslub 2016. Maka di Rapimnas, hal ini akan dikokohkan.


Bursa Saham Tiongkok Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 24 Juli 2017 10:40 WIB

Indeks komposit Shanghai turun 0,22 persen menjadi diperdagangkan pada 3.230,90 poin.


YLK Imbau Masyarakat Hati-hati Membeli Beras

Senin, 24 Juli 2017 10:33 WIB

Peredaran beras oplosan dan beras plastik meresahkan masyarakat.


Djarot: PNS Anti Pancasila, Segera Angkat Kaki dari Indonesia!

Senin, 24 Juli 2017 10:27 WIB

PNS bekerja untuk mengabdi kepada negara.


Bursa Saham Seoul Dibuka Lebih Rendah

Senin, 24 Juli 2017 10:22 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 2,87 poin atau 0,12 persen menjadi 2.447,19 poin


Hari Ini, Adik Andi Narogong Diperiksa KPK sebagai Saksi SN

Senin, 24 Juli 2017 10:16 WIB

KPK mulai menggarap peranan SN dalam kasus e-KTP.


Rayakan 2 Bulan Jadian, Netizen Anggap Rizky Febian Alay

Senin, 24 Juli 2017 10:10 WIB

Niat mau romantis, Rizky Febian dicibir netizen


Ketua MPR RI Kecam Keras Pembatasan Akses ke Masjid Al Aqsa

Senin, 24 Juli 2017 10:07 WIB

Ketua MPR mengatakan warga Palestina memiliki hak untuk bebas beribadah di masjidnya sendiri dan juga di tanah yang menjadi haknya.