Pemerintah Indonesia Siapkan Strategi Hadapi COP-23

akurat logo
Iwan Setiawan
Minggu, 09 Juli 2017 10:06 WIB
Share
 
Pemerintah Indonesia Siapkan Strategi Hadapi COP-23
Conference of The Parties (COP)-23 United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) . wellington.diplo.de

AKURAT.CO, Pemerintah Indonesia melalui Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim mulai mempersiapkan strategi menghadapi Conference of The Parties (COP)-23 United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) yang akan dilaksanakan di Bonn, Jerman, 6-17 November 2017.

Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nur Masripatin mengatakan, pertemuan COP kali ini agak berbeda dengan sebelumnya, yaitu satu konferensi dalam konsep dua zona (One Conference, Two Zones Concept), dengan dua agenda utama COP-23 yaitu perundingan (negosiasi) dan nonperundingan.

"Secara umum, misi delegasi Indonesia pada COP-23, yaitu memastikan kepentingan Indonesia terakomodir dalam hasil pembahasan pengaturan rinci 'Modality, Procedure, and Guidelines' (MPGs) untuk pelaksanaan 'Paris Agreement'," kata Nur dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Minggu (9/7).

Beberapa persiapan yang telah dilakukan oleh Ditjen PPI KLHK selaku National Focal Point (NFP), antara lain pembentukan tim negosiator, tim sekretariat delegasi Republik Indonesia, tim paviliun RI, penyiapan kantor delegasi RI, penyiapan side event Indonesia dengan tema "Forest and Land Sector", penyusunan dan penyampaian submisi Indonesia, penyusunan posisi delegasi RI, dan pedoman delegasi RI yang telah dimulai sejak Juni 2017.

Terkait pembuatan paviliun, Nur juga berpesan agar bisa diselaraskan dengan misi delegasi Indonesia dalam negosiasi, dan kepada para stakeholder terkait diharapkan dapat berbagi informasi mengenai data dan hasil analisis teknis untuk mendukung negosiasi tersebut.

Persiapan Paviliun Indonesia juga disampaikan oleh Staf Ahli Menteri LHK Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Agus Justianto yang menyebutkan tema paviliun kali ini, yaitu "A Smarter World: Green Solutions for A Changing Climate".

Tema ini menggambarkan komitmen, kesiapan, dan kesanggupan Indonesia dalam memberikan solusi untuk perubahan iklim global, melalui aksi nyata dan mendorong masyarakat dunia yang lebih cerdas.

"Tema tersebut dibagi kembali dalam empat subtema, yaitu strategi (strategy), perencanaan (plan), implementasi (implementation), dan telaahan (review)," ujar Agus pula.

Agus juga menambahkan bahwa materi paviliun juga akan diperkaya dengan isu-isu dalam pojok iklim yang rutin dilaksanakan oleh KLHK, seperti energi alternatif, ketahanan perubahan iklim, partisipasi publik, instrumen kebijakan, praktik di lapangan, restorasi ekosistem, instrumen ekonomi dan keuangan, dan "blue carbon".[]


Editor. Iwan Setiawan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Aturan Ketenagakerjaan Sudah Tak Relevan di Era Disruptive

Selasa, 26 September 2017 14:10 WIB

Chatib: Disruptive innovation yang terjadi itu akan membuat bisnis model yang ada sekarang bisa menjadi tidak relevan di masa depan.


Pengamat: Kasus Nikahsirri.com Bukti Dampak Keterbukaan Informasi Teknologi

Selasa, 26 September 2017 14:10 WIB

Situs nikahsirri.com menunjukkan salah satu dampak dari internet adalah tipisnya batas antara rasionalitas dan irasionalitas


Bangun Hotel Baru, Saham MDLN Potensi Melaju Positif

Selasa, 26 September 2017 14:06 WIB

Manajemen Modernland optimis jika penjualan di tahun 2017 akan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian global.


Mandiri Gelar Diskusi Rumuskan Strategi Kelola Tenaga Kerja di Era Disruptive

Selasa, 26 September 2017 14:03 WIB

Samjay: Saat ini korporasi di Tanah Air memiliki tantangan baru dalam merumuskan kebijakan perusahaan dan pengelolaan ketenagakerjaan


KPK Masalahkan Kehadiran Romli di Praperadilan Setnov

Selasa, 26 September 2017 14:00 WIB

Karena menghadiri undangan Pansus Angket, kehadiran Romli Atmasasmita dipermasalahkan KPK


Saat Latihan, 'Aset Berharga' Aubameyang Terhantam Bola

Selasa, 26 September 2017 13:57 WIB

Aubameyang juga menatap rekor milik legenda Bayern Munich


Buka Pekan Pertambangan dan Energi Expo, Menteri Jonan Tegaskan Pemerintah Tak Hambat Izin Pertambangan

Selasa, 26 September 2017 13:56 WIB

Jonan: Penyederhanaan peraturan di sektor migas dan minerba dan EBTKE mudah-mudahan terus bisa berjalan


Diduga Melakukan Suap, PT Pagoda Mitra Abadi Dilaporkan ke KPK

Selasa, 26 September 2017 13:55 WIB

Perwakilan warga Sampiran, Kabupaten Cirebon akan melaporkan PT Pagoda Mitra Abadi (PT PMA) ke KPK



Polisi Gagalkan Upaya Perdagangan Orang Berkedok TKI

Selasa, 26 September 2017 13:45 WIB

Polres Tanjung Balai Riau menggalkan upaya perdagangan orang berkedok pengiriman tenaga kerja Indonesia Ilegal.


Pemerintah Siapkan Antisipasi Acara IMF-WB, Tapi Enggan Bicara Anggaran

Selasa, 26 September 2017 13:44 WIB

Pemerintah pikirkan untuk membuat persiapan lokasi yang berbeda untuk pengadaan IMF-World Bank 2018.


DPR Desak Pemerintah Menata Ulang Penempatan TKI

Selasa, 26 September 2017 13:37 WIB

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI meminta Kemenaker dan BNP2TKI menata ulang penempatan TKI di luar negeri.


Dana Bantuan Luar Negeri Akan Dikelola Oleh Satu Kementerian

Selasa, 26 September 2017 13:36 WIB

Kemenkeu tengah mengkaji perubahan skema pengelolaan bantuan luar negeri yang selama ini berjalan.


Fraksi PAN Walk Out dari Sidang Paripurna

Selasa, 26 September 2017 13:34 WIB

Yandri menilai pimpinan sidang paripurna, Fahri Hamzah terburu-buru dalam mengetok palu. Hal tersebut tidak mencerminkan mekanisme yang ada


Pemerintah Jamin Pembangunan 3 Ruas Tol Ini Meski Ada Masalah Lahan

Selasa, 26 September 2017 13:30 WIB

Pemerintah tegaskan jamin proyek infrastruktur jalan tol berbudget Rp284 M, pada RAPBN 2018 dikerjakan oleh HK