News / Hukum / Berita

Soal Novel Baswedan, Kapolri Ingin 'Jangan Ada Dusta Diantara' Pejabat Polri

akurat logo
Bayu Primanda Putra
Senin, 19 Juni 2017 22:12 WIB
Share
 
Soal Novel Baswedan, Kapolri Ingin 'Jangan Ada Dusta Diantara' Pejabat Polri
Kapolri Tito Krnavian.. AKURAT.CO/ Sofian

AKURAT.CO, Menanggapi pernyataan Novel Baswedan yang dimuat di Media luar negeri terkait pelaku penyerangan terhadap dirinya dari kalangan kepolisian.

Hal tersebut menurutnya harus dicerna matang-matang dulu, setidaknya keterangan tersebut bisa digali lebih dalam lagi oleh tim penyidik mabes Polri terkait siapa dalang dibalik teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

"Kami menanggapi ini tidak over reaktif, kita akan berusaha kirim tim ke sana untuk tanyakan ke Novel apakah itu fakta ataukah itu isu atau kecurigaan" ujar Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam konferensi persnya bersama pimpinan KPK di Gedung KPK, Senin(19/6).

Lebih lanjut, terkait bola panas tentang siapa pelaku penyerangan yang disinyalir oleh Novel itu mengarah ke jajaran kepolisian, Tito pun berujar bahwa pihaknya akan melanjutkan ke tahap penyelidikan bila bukti otentik tentang pelaku penyerangan terhadap Novel pada April lalu.

"Kalau ada bukti, kita akan lakukan penyelidikan." imbuhnya.

Namun, bila pernyataan Novel tersebut hanya sekdar isu belaka maka Tito menyayangkan hal tersebut, karena pernyataan Novel yang dimuat di media luar itu bisa berimbas pada image kepolisian secara garis besar.

"Tapi kalau itu isu tentu itu kami menyayangkan karena ini berakibatkan buruk pd image kepolisian. Dan berakibat pada institusi Polri. Kita tak ingin isu tersebut menjadi liar, dan kemudian polisi sendiri jadi salingcuriga." Tandasnya.

Menyikapi keinginan dari Kapolri untuk mencari kebenaran terkait kasus tersebut, Agus Rahardjo pun langsung menyatakan diri untuk 'turun gunung' menemani tim penyidik Polri ke Singapura dalam rangka meminta keterangan dari Novel tentang pernyataannya tersebut.

"Nanti saya sendiri yang akan pergi bersama tim penyidik ke Singapura" ujar Agus Rahardjo.

Sebelumnya, Novel Baswedan mengutarakan sebuah pernyataan terkait pelaku penyerangan terhadap dirinya dilakukan oleh oknum kepolisian.

Pernyataan tersebut dimuat di media luar negeri tepatnya Majalah Time yang dimuat dalam situs Time.com, di situs itu Novel menyebut adanya dugaan keterlibatan jenderal polisi dalam teror terhadap dirinya. Keterlibatan jenderal polisi tersebut yang diduga membuat pengusutan kasus teror ini berjalan lamban.[]‎


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Polres Tangsel Ungkap Kronologi Kasus Penyebar Konten Pornografi

Selasa, 23 Januari 2018 22:25 WIB

Tim Vipers Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkap penyebar konten video pornografi melalui media elektronik.


Wiranto: Pak OSO Ketum Hanura yang Sah

Selasa, 23 Januari 2018 22:21 WIB

Mulai hari ini OSO kembali menjadi ketua umum DPP Hanura.



Dalami Kasus Penembakan, Polisi Minta Pendapat Ahli

Selasa, 23 Januari 2018 22:04 WIB

Tim penyidik Polresta Bogor Kota dan Polda Jawa Barat meminta pendapat sejumlah ahli untuk penyelidikan yang dilakukan oknum Brimob


Latih ASN, Kemenpan Bakal Tiru Sistem Telkom Corporate University

Selasa, 23 Januari 2018 22:00 WIB

ASN harus bisa menghadapi tantangan masa kini.


BMKG Pastikan Isu Gempa Susulan Berkekuatan 7,5 SR Hoax

Selasa, 23 Januari 2018 21:48 WIB

Aktifitas Gempa di Banten terus melemah.


Bawaslu Riau Bentuk Tim Siber Pantau Keterlibatan ASN dalam Politik

Selasa, 23 Januari 2018 21:41 WIB

Selamanya, ASN itu haram menyentuh dunia politik.


Dulang Suara di Madura untuk Khofifah-Emil, Demokrat Optimalkan Kyai Kampung

Selasa, 23 Januari 2018 21:40 WIB

Kami maksimalkan kyai kampung karena mereka langsung bersentuhan dengan masyarakat bawah.


Kalahkan Perseru, Persebaya Berpeluang ke Perempatfinal

Selasa, 23 Januari 2018 21:39 WIB

Persebaya mengumpulkan empat poin dan berpeluang ke perempatfinal Piala Presiden 2018.


KPK Ingin Tangani Korupsi di Sektor Swasta, Arsul Sani: Harus Revisi UU KPK

Selasa, 23 Januari 2018 21:34 WIB

Arsul meminta KPK tidak bernafsu besar untuk terlibat menangani perkara korupsi yang ada di sektor swasta.


Chiangrai United Kubur Mimpi Bali United Berlaga di Liga Champions Asia

Selasa, 23 Januari 2018 21:32 WIB

Bali United tak berdaya menghadapi wakil Thailand di perpanjangan waktu.


Polrestra Bogor Belum Bisa Simpulkan Kronologi Penembakan

Selasa, 23 Januari 2018 21:32 WIB

Polrestra Bogor Kota belum bisa menyimpilkan kronologi peristiwa penembakan.


Wiranto Imbau DPD dan DPC Konsentrasi Persiapan Verifikasi Faktual

Selasa, 23 Januari 2018 21:30 WIB

Tidak ada lagi kubu OSO atau Daryatmo.


Terkait Beras 4,5 Ton, BPBD Pidie Jaya: Saya Tidak Bertanggung Jawab

Selasa, 23 Januari 2018 21:24 WIB

Untuk menyuplai beberapa sak beras ke desa-desa, pihaknya selalu mengeluarkan izin.


Remukkan Korsel, Uzbekistan Jumpa Vietnam di Final

Selasa, 23 Januari 2018 21:23 WIB

Laga final antara Uzbekistan dan Vietnam akan dilangsungkan di Changzhou, Sabtu (27/1), mendatang.