Dubes RI: 50 Tahun ASEAN Beri Banyak Manfaat

akurat logo
Dedi Ermansyah
Sabtu, 06 Mei 2017 06:36 WIB
Share akurat gplus icon
 
Dubes RI: 50 Tahun ASEAN Beri Banyak Manfaat
Lambang ASEAN.. Wikipedia

AKURAT.CO, Dubes RI untuk Inggris, Dr. Rizal Sukma mengatakan, 50 tahun ASEAN telah memberikan manfaat, tidak hanya bagi negara anggota tetapi juga untuk kawasan, baik dari sisi ekonomi, politik maupun keamanan.

Hal itu disampaikan Dubes Rizal Sukma yang bersama Dubes Filipina, Antonio Lagdameo, tampil sebagai pembicara pada diskusi bertemakan integrasi ASEAN yang diadakan di Auditorium Saint Antony's College, University of Oxford, Jumat (5/5).

Diskusi diadakan berkaitan dengan 50 tahun terbentuknya ASEAN dihadiri lebih dari 50 akademisi dan mahasiswa University of Oxford, Kamis (4/5), fokus pada kritik dan pesimisme atas proses integrasi ASEAN yang dinilai lamban dan relevansi serta manfaat yang diberikan ASEAN terhadap negara anggotanya.

Dalam paparannya Dubes Rizal Sukma menegaskan bidang kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi intra ASEAN terus mengalami peningkatan.

Sebagai contoh, dari 10 negara investor terbesar di Indonesia, dua di antaranya adalah Singapura dan Malaysia. Rendahnya tarif perdagangan antarnegara ASEAN membuat perdagangan intra ASEAN terus menggeliat di tengah lesunya perekonomian global.

Di bidang politik dan keamanan, perdamaian dan stabilitas kawasan ASEAN relatif terjaga.

Nilai strategis ASEAN juga menjadi alasan kuat masuknya negara maju dari luar kawasan untuk bergabung bersama ASEAN dalam forum kerja sama East Asia Summit (EAS), ujarnya.

Capaian yang diraih melalui proses tidak sebentar dan bukan tanpa tantangan. Salah satu elemen penting dalam proses tersebut adalah membangun rasa saling percaya.

Perbedaan politik dan ideologi, kepentingan nasional serta kesenjangan ketimpangan pembangunan ekonomi hingga keberagaman suku, budaya dan bahasa merupakan tantangan besar dalam upaya menyatukan/mengintegrasikan ASEAN secara penuh.

Dubes mengingatkan peserta diskusi bahwa ASEAN adalah sebuah asosiasi (association), bukan organisasi atau union sehingga persatuan bukan sesuatu yang mutlak dan tujuan akhir.

Hal senada juga diutarakan Dubes Filipina yang menekankan The ASEAN way merupakan cara yang paling efektif dalam menjawab berbagai tantangan.

Prinsip tidak saling mencampuri urusan dalam negeri dan mendahulukan kerja sama pada bidang yang mudah memperoleh konsensus merupakan beberapa karakteristik The ASEAN way. Menutup diskusi, kedua Dubes menyuarakan optimisme terhadap masa depan ASEAN dan komitmen kedua negara untuk terus memajukan ASEAN.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

Sumber. Antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

BEI Imbau Pemerintah Jangan Umbar Rencana Redenominasi Rupiah

Senin, 24 Juli 2017 11:41 WIB

Perekonomian dalam negeri masih dalam kondisi yang kondusif.


Soal 'Bus Pesta' Tak Laik Jalan Djarot Bungkam

Senin, 24 Juli 2017 11:41 WIB

Uji KIR dilakukan Dishub DKI Jakarta.


Erick Tohir dan Sjafrie Sjamsoeddin Sambangi KPK, Ada Apa?

Senin, 24 Juli 2017 11:36 WIB

Diduga terkait kasus korupsi yang ditangani Polda Metro Jaya.


Misbakhun Dorong DPR Segera Seriusi RUU Redenominasi

Senin, 24 Juli 2017 11:34 WIB

Kebutuhan penyederhanaan mata uang rupiah sudah mendesak, sehingga pembahasan RUU Redenominasi perlu segera dibahas


Sandiaga Uno Ajak Gojek dan Perusahaan E-Commerce Lain Melantai di Bursa

Senin, 24 Juli 2017 11:32 WIB

Tidak ada alasan bagi para pebisnis UMKM untuk masuk di papan bursa.


Sebanyak 37 Calon Jamaah Haji dari Biak Numfor Siap Berangkat

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Jamaah diminta untuk menjaga kesehatan dan fisik untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji dalam rangka menjalankan rukun Islam kelima.


Noda Hitam di Balik Perhargaan Kota Layak Anak Kota Bogor

Senin, 24 Juli 2017 11:27 WIB

Banyak kasus-kasus yang tidak tuntas, seperti yang dialami korban pencabulan di Kota Bogor bernama ML.


DPRD Minta Staf Ahli Dibayar Negara, Ini Jawaban Djarot

Senin, 24 Juli 2017 11:22 WIB

DPRD tak bisa disamakan dengan peran serupa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) yang memiliki staf ahli.


BPS Catat Ekspor Rajutan Bali ke Hong Kong Capai 25,91 Persen

Senin, 24 Juli 2017 11:15 WIB

Barang rajutan tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 2,67 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 50,841 juta dolar AS.


Ayu Ting Ting Akan Balik ke Pesbukers, Netizen Kembali Mencibir

Senin, 24 Juli 2017 10:58 WIB

Benarkah Ayu Ting Ting balik ke Pesbukers?


Hanura Akan Usung Jokowi di Pilpres 2019

Senin, 24 Juli 2017 10:49 WIB

Dukungan kepada Jokowi sendiri sebenarnya sudah disampaikan pada Munaslub 2016. Maka di Rapimnas, hal ini akan dikokohkan.


Bursa Saham Tiongkok Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 24 Juli 2017 10:40 WIB

Indeks komposit Shanghai turun 0,22 persen menjadi diperdagangkan pada 3.230,90 poin.


YLK Imbau Masyarakat Hati-hati Membeli Beras

Senin, 24 Juli 2017 10:33 WIB

Peredaran beras oplosan dan beras plastik meresahkan masyarakat.


Djarot: PNS Anti Pancasila, Segera Angkat Kaki dari Indonesia!

Senin, 24 Juli 2017 10:27 WIB

PNS bekerja untuk mengabdi kepada negara.


Bursa Saham Seoul Dibuka Lebih Rendah

Senin, 24 Juli 2017 10:22 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 2,87 poin atau 0,12 persen menjadi 2.447,19 poin