News / Politik / Berita

Soal Masa Jabatan, Pakar: JK Masih Bisa Menjadi Wapres

akurat logo
Deni Muhtarudin
Rabu, 16 Mei 2018 22:00 WIB
Share
 
Soal Masa Jabatan, Pakar: JK Masih Bisa Menjadi Wapres
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan arahan saat membuka perdagangan saham 2018 di BEI, Jakarta, Selasa (2/1).. ANTARA FOTO

AKURAT.CO, Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) dinilai masih bisa mencalonkan diri kembali menjadi Wapres di 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis, menanggapi polemik masa jabatan Presiden dan Wapres dua periode berturut atau tidak seperti yang tercantum di dalam Pasal 7 UUD 1945.

Margarito menilai bahwa JK masih bisa mencalonkan diri kembali karena sebelumnya pernah menjadi Wapres namun tidak secara berturut-turut.

"Saya sendiri berpendapat Pak JK masih bisa dimungkinkan lagi (jadi Wapres). Kenapa? Oleh karena Pak JK itu jeda satu periode, baru masuk lagi," ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (16/5).

Margarito menjelaskan, menurut Pasal 7 UUD 1945, konteksnya pada waktu itu adalah masa jabatan Presiden ke-2 RI Soeharto yang pada waktu itu berturut-turut dan tidak ada jeda.

"Itulah makna dari Pasal 7 itu. Dua kali masa jabatan di Pasal 7 itu harus dibaca dua kali secara berturut-turut," ujarnya.

Sedangkan dalam kasus JK, lanjut Margarito, karena JK tidak menjabat secara berturut-turut, maka masih bisa atau dimungkinkan untuk maju kembali sebagai Wapres.

"Menurut saya, secara konstitusional memungkinkan pada Pasal 7 dua kali masa jabatan berturut-turut. Kapan? ketika ada seseorang tidak berturut-turut, maka dia mempunyai kemungkinan menjabat lagi," katanya.

Seperti diketahui, MK tengah menguji materi atas ketentuan Pasal 169 huruf n UU Pemilu yang mengatur pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden untuk dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama dengan Pasal 7 UUD 1945.

Kuasa hukum para pemohon, Heriyanto Citra Buana, menjelaskan bahwa para pemohon meminta Mahkamah untuk melakukan uji tafsir terkait pasal tersebut.

"Penjelasan Pasal 169 UU Pemilu tersebut pada frasa 'maupun tidak berturut-turut' mengandung tafsir yang tidak sejalan bahkan bertentangan dengan dasar filosofis Pasal 1 ayat (2), Pasal 6A ayat (1), dan Pasal 7 UUD 1945," ujarnya di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Unggah Ujaran Kebencian di FB, Satpam Bank Ditangkap Polres Simalungun

Senin, 21 Mei 2018 02:30 WIB

"Hasil interogasi bahwa AAD mengakui memang benar dia sendiri yang telah menulis dan menggugah kalimat tersebut ke facebook,"


Bupati Mahakam Ulu: Jaga Anak Dari Pengaruh Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 02:07 WIB

"Saya mendapat laporan bahwa remaja dan pemuda kita sudah ada yang terkena pengaruh dalam penyalahgunaan narkoba,"


Seungri 'Big Bang' Hadiri Penghargaan TOP 100 CEO

Senin, 21 Mei 2018 02:05 WIB

Bukan hanya penyanyi, Seungri buktikan dirinya sebagai calon CEO sukses di masa depan.


Bertemu di PBNU, Ini yang Dibahas Anwar Ibrahim dan Said Aqil

Senin, 21 Mei 2018 02:00 WIB

"Kita memperkuat hubungan antara Malaysia dan NU, terutama menyamakan persepsi Islam yang damai,"


Kemenag Keluarkan Daftar 200 Mubaligh, Politisi PAN Bilang Itu Tendensius

Senin, 21 Mei 2018 01:30 WIB

"Terkait dengan rekomendasi 200 mubaligh rujukan dari Kemenag itu sangat tidak adil dan seolah tendensius,"


Eibar Rusak Pesta Perpisahan Torres Bersama Atletico

Senin, 21 Mei 2018 01:22 WIB

Dua gol yang dicetak Torres pun menjadi sia-sia.


Rebut Italia Terbuka, Nadal Kembali Duduki Peringkat Satu Dunia

Senin, 21 Mei 2018 01:19 WIB

Nadal mengalahkan juara bertahan di partai final.


James Gunn Ucapkan Selamat Kepada Kru dan Para Pemain 'Deadpool 2'

Senin, 21 Mei 2018 01:05 WIB

Atas keberhasilan yang diraih, melalui sosial media, Gunn mengucapkan selamat.


PDIP: Cawapres Pendamping Jokowi Ditetapkan Setelah Pilkada

Senin, 21 Mei 2018 01:00 WIB

"Sampai saat ini kami belum putuskan yang akan mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019,"


Muhammadiyah: Teror Bentuk Ujian Persaudaraan dan Persatuan Bangsa

Senin, 21 Mei 2018 00:30 WIB

"Aksi teror beberapa waktu tadi merupakan musibah yang salah satunya sebagai bentuk ujian,"


Aplikasi Didi Perbarui Sistem Keamanan Setelah Kasus Pembunuhan Seorang Penumpang

Senin, 21 Mei 2018 00:30 WIB

Layanan Hitch sebelumnya memang menuai kritik dari pengguna.


Podium di Le Mans Tambah Percaya Diri Rossi

Senin, 21 Mei 2018 00:27 WIB

Hasil di MotoGP Prancis membuatnya lebih percaya diri untuk menghadapi balapan di Sirkuit Mugello.


Nanobaterai ini Mampu Isi Ulang HP dalam 5 Detik

Senin, 21 Mei 2018 00:10 WIB

Sekelompok peneliti asal Cornell University mengembangkan nanobaterai inovatif.


Iniesta Tak Pernah Bayangkan Jadi Ikon Barcelona

Senin, 21 Mei 2018 00:05 WIB

Iniesta mengucapkan itu dalam pesta perpisahan yang diadakan oleh manajemen Barcelona.


Tom Holland, Pemeran Spider-Man Favorit Stan Lee

Senin, 21 Mei 2018 00:05 WIB

Menurut Lee, Tom Holland adalah Spider-Man yang hebat.