Kementerian LHK Segel Pabrik Tekstil di Bandung

akurat logo
Avila Dwi Putra
Jumat, 09 Februari 2018 18:53 WIB
Share
 
Kementerian LHK Segel Pabrik Tekstil di Bandung
Penyegelan pabrik oleh Kementerian LHK. AKURAT.CO/Avila Dwi Putra

AKURAT.CO, Sebuah pabrik tekstil, CV Sandangsari yang beralamat di Jalan Raya Sindanglaya, Kelurahan Sindang Jaya, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung disegel Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jumat (9/2). Penyegelan dilakukan karena pabrik tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang baik.

Penyegelan dilakukan oleh penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) KLHK bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung dan Komandan Sektor 22 Satgas Citarum Kolonel Rahman Taufik. Petugas kemudian memasang tiang pengumuman penyegelan sementara.

Kasubdit Sanksi Administratif Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Turyaman Ardi mengungkap, pihaknya melakukan penghentian sementara kegiatan pengelolaan air limbah selama 30 hari terhadap pabrik itu yang didasarkan SK.297/Mnlhk-PHLHK/PPSA/GKM.0/2/2018.

"Dalam kurun waktu 30 hari tersebut perusahaan harus memperbaiki IPAL-nya," tukas dia.

Turyaman menuturkan, IPAL yang berada di pabrik tersebut tidak berjalan dengan baik, sehingga mencemari lingkungan sekitar. Limbah cair perusahaan yang tidak dikelola dengan benar itu mengalir ke Sungai Cijulang.

Tak hanya itu, Turyaman menerangkan, jika CV Sandangsari melebihi empat parameter baku mutu yakni COD, BOD5, Tss, dan PH. Sehingga dilakukan penyegelan sementara. Penyegelan pun bukan tanpa dasar, karena peringatan telah diberikan sejak 2016 lalu melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung dan Jawa Barat.

"Ini akumulasi dari 2016. Sudah ditegur oleh pihak provinsi. Agustus dan Juli DLH koordinasi, mereka masih buang limbah. Sehingga ini harus ditangani," tegasnya.

Verifikasi pengawasan lingkungan juga dilakukan terhadap perusahaan tersebut. Pada Oktober 2017, Kementerian LHK melakukan verifikasi pengawasan dengan melakukan sampling untuk mengetahui benar atau tidak limbah perusahaan tersebut melanggar IPAL.

"Limbahnya ada empat parameter tidak memenuhi. Izin pembuangan limbah cair juga sudah habis. Ada pelanggaran lainnya kemasan bahan kimia tidak dikelola, lalu emisi cerobong asap tidak pernah dipantau," ucapnya.

Dirinya menandaskan, dalam kurun waktu 30 hari tersebut, perusahaan harus segera memperbaiki IPAL. Selama itu, pihaknya dibantu instansi pemerintahan setempat dan TNI akan melakukan pengawasan secara ketat. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Mendagri: Stabilitas Politik Jadi Kunci Tata Kelola Pemerintahan

Jumat, 23 Februari 2018 01:30 WIB

Karena politik erat kaitannya dengan ekonomi


Anak-anak Elvi Sukaesih Ini Rupanya Bukan Orang Baru dalam Dunia Narkoba

Jumat, 23 Februari 2018 01:30 WIB

Dhawiya sudah menggunakan narkotika sejak 2010. Kemudian tunangannya sejak 2008.


Kylie Jenner Klaim Wajah Stormi Webster Mirip Dirinya

Jumat, 23 Februari 2018 01:15 WIB

Wajah detail bayi Stormi Webster belum diperlihatkan.


Tessa Kaunang Anggap Gugatan Sandy Tak Masuk Akal

Jumat, 23 Februari 2018 01:10 WIB

Tessa pastikan anaknya tak kekurangan apapun.


Formasi: Tanpa Griezmann, Los Rojiblancos Duetkan Torres-Gameiro

Jumat, 23 Februari 2018 01:00 WIB

Pertemuan leg pertama, Atletico memang 4-1 atas Koebenhavn. Mampukah tim asuhan Simeone ke babak 16 besar?


Tim Cyber Troops Polda Jatim Patroli Pantau Kampanye Hitam di Medsos

Jumat, 23 Februari 2018 00:50 WIB

Demi meminimalisir isu sara di Pilkada Jatim


Arab Saudi Investasi Rp875 Triliun demi Kembangkan Industri Hiburan

Jumat, 23 Februari 2018 00:30 WIB

Investasi ini bagian dari program reformasi sosial dan ekonomi Saudi yang disebut Visi 2030



Fachri Albar Akhirnya Mengaku Telah 10 Tahun Konsumsi Narkoba

Jumat, 23 Februari 2018 00:05 WIB

Petugas berhasil mengulik keterangan ini setelah melakukan pendekatan psikologis kepada putra Ahmad Albar tersebut.


Kasum TNI: Ulama Berperan Penting Jaga Keutuhan dan Kebhinnekaan NKRI

Jumat, 23 Februari 2018 00:01 WIB

Menurutnya, saat ini Kyai dan Santri bersama-sama dengan TNI berperan penting dalam menyatukan visi dan misi rakyat demi menjaga kebhinekaan


Ini Langkah Unhan Tingkatkan Ketahanan EBT

Kamis, 22 Februari 2018 23:40 WIB

Yang disampaikan dalam konferensi bertajuk 'Sustainable Off-Grid Electrification and Renewable Energy Opportunities in Indonesia'


Dua Tim Kampanye Paslon Cagub Jatim Sepakat Tak Gunakan Isu SARA

Kamis, 22 Februari 2018 23:25 WIB

Namun, yang harus diawasi bukan politik identitas, karena hal itu justru bagian dari kebhinekaan


Mimpi Depok 2021 Jadi Kota Cerdas

Kamis, 22 Februari 2018 23:10 WIB

Menuju Kota Cerdas tidak instan tetapi harus secara bertahap.


Jakbar Gawat Narkoba, Ini Cara Polsek Kembangan Agar Anak Muda Jauhi Narkoba

Kamis, 22 Februari 2018 23:05 WIB

Cara yang dilakukan adalah membuat program turnamen futsal.


Perpanjangan Kontrak JICT Dinilai Telah Merugikan Negara

Kamis, 22 Februari 2018 22:43 WIB

Oleh Karenanya, KPK diminta segera menindaklanjuti temuan BPK tersebut