News / Daerah / Berita

Polisi Bongkar Praktik Order Fiktif Angkutan Daring di Surabaya

akurat logo
Yudi Permana
Kamis, 08 Februari 2018 06:19 WIB
Share
 
Polisi Bongkar Praktik Order Fiktif Angkutan Daring di Surabaya
Ilustrasi Aplikasi Go-Jek. MEROKET.COM

AKURAT.CO, Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya membongkar praktik order fiktif angkutan daring yang telah merugikan perusahaan penyedia jasa sebesar Rp300 juta, terhitung sejak September 2017 hingga Februari 2018.

“Tiga pelaku dalam komplotan yang diringkus masing-masing berinisial LC (32), warga Raya Kutisari Indah Surabaya, LAA (22), warga Sutorejo Prima Utara Surabaya, dan MV (23), warga Wijaya Kusuma Surabaya,” kata Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi Lily Djafat kepada wartawan di Surabaya, Rabu (7/2).

"Salah satu dari pelaku, yaitu LC, pernah bekerja sebagai pengemudi angkutan daring. Dari situ dia melihat celah untuk melakukan aksi kejahatan dengan memanipulasi data penumpang melalui order fiktif," katanya.

LC kemudian, dikatakannya, merekrut LAA dan MV untuk melakukan kejahatan ini bersama-sama. Dalam aksinya, komplotan ini rela membeli akun pengemudi milik orang yang sudah tidak terpakai dengan harga Rp1,5 juta rupiah.

Lily menjelaskan, komplotan ini dalam beraksi memiliki perangkat sebanyak 36 telepon seluler berisi akun pengemudi dan 87 telepon seluler berisi akun penumpang.

Dengan seluruh perangkat telepon seluler tersebut, setiap hari mereka melakukan order fiktif demi mengejar target bonus yang disediakan oleh penyedia angkutan daring.

"Berdasarkan pengalaman pelaku LC saat menjadi pengemudi daring, dia pernah menghasilkan bonus senilai Rp3,6 juta jika telah melampaui target penumpang sebanyak lima trip per hari. Bonus ini yang mereka kejar setiap harinya dengan melakukan order fiktif," ujar Lily, menerangkan.

Kasus ini terungkap setelah pihak perusahaan penyedia jasa angkutan daring mencurigai beberapa akun yang sama selalu membatalkan pemesanan setiap hari, yang kemudian melapor ke Polrestabes Surabaya.

"Selain mengamankan tiga orang pelaku, kami menyita 115 unit telepon seluler berbagai merek, beberapa ATM berisi uang hasil kejahatan dan sebuah mobil Agya sebagai sarana," ucap Lily.

Ketiga pelaku dijerat Pasal 51 dan 35 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta pasal 378 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang penipuan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

KPU Kota Bekasi Distribusikan Alat Peraga Kampanye Pilwalkot

Kamis, 22 Februari 2018 00:05 WIB

Setiap paslon mendapatkan BK berupa leaflet, poster, pamflet dan flayer masing-masing sebanyak 725.503 pieces.


PPP Aceh Buka Ruang untuk Bacaleg 2019 Seluas-luasnya

Rabu, 21 Februari 2018 23:52 WIB

Bagi yang berminat silahkan mendaftarkan diri.


Andi Rachman Blusukan, Ini Harapan Pedagang Pasar Perawang

Rabu, 21 Februari 2018 23:50 WIB

Pedagang minta kepemimpinan Andi dilanjutkan.


Caleg Golkar di Jabar Dilarang Poligami Setelah Terpilih

Rabu, 21 Februari 2018 23:46 WIB

Sanksi tegas sudah disiapkan bagi mereka yang kedapatan melanggar kebijakan yang baru dikeluarkan itu.


KPK Kembali Geledah Satu Lokasi Terkait Kasus Bupati Subang

Rabu, 21 Februari 2018 23:17 WIB

Kemarin satu lokasi digeledah tim penyidik, yaitu rumah tersangka Asep Santika.


450 Outlet KFC Tutup di Inggris karena Kehabisan Ayam

Rabu, 21 Februari 2018 22:51 WIB

Krisis itu terjadi karena perubahan suplier ayam ke KFC.


Buka Rakernas BNPB, Puan Tekankan Pembangunan Kesiapsiagaan Berbasis Rakyat

Rabu, 21 Februari 2018 22:46 WIB

Perlu dibangun sinsergi penanggulangan bencana antara pusat dan daerah.


Pukul Suporter Wigan, Aguero Selamat dari Hukuman

Rabu, 21 Februari 2018 22:40 WIB

Insiden pemukulan itu ramai dibicarakan di media sosial.


Serangan Bom Militer Suriah di Ghouta Timur Tewaskan 300 Orang

Rabu, 21 Februari 2018 22:13 WIB

Militer Suriah menyatakan, mereka ingin membebaskan wilayah itu dari para teroris


Kasus Novel Baswedan Belum Terungkap, Din Syamsuddin Curiga

Rabu, 21 Februari 2018 21:50 WIB

Bisa jadi ada rekayasa sehingga sulit diungkap.


Kalahkan Zeballos, Monfils Jumpa Cilic di Babak 16 Besar

Rabu, 21 Februari 2018 21:39 WIB

Gael Monfils mencari gelar keduanya di tahun 2018.


ICMI: Polisi Jangan Percaya Pelaku Penyerangan Pemuka Agama oleh Orang Gila

Rabu, 21 Februari 2018 21:25 WIB

Kekerasan kepada ulama, pendeta, dan pemuka agama lainnya, polisi harus usut motifnya.


Plt Walikota Pekanbaru Tinjau Sejumlah Titik Daerah Rawan Banjir

Rabu, 21 Februari 2018 21:23 WIB

Ayat Cahyadi mengaku sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan pengerukan.


Kapolresta Pekanbaru Pimpin Rapat Kesiapan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa BEM se Indonesia

Rabu, 21 Februari 2018 21:17 WIB

Untuk pengamanan unjuk rasa, polisi kerahkan ratusan anggotanya.


Pemerintah Bekasi: Stadion Patriot Butuh 60 CCTV

Rabu, 21 Februari 2018 21:15 WIB

Stadion Patriot Chandrabaga butuh CCTV mulai dari pintu gerbang, area parkir, ruang masuk ke tribun, lapangan, hingga lokasi VIP.