Polsek Tamansari Cegah Pedofilia pada Anak Jalanan

akurat logo
Miftahul Munir
Minggu, 14 Januari 2018 10:18 WIB
Share
 
Polsek Tamansari Cegah Pedofilia pada Anak Jalanan
Kegiatan pembelajaran terhadap anak jalanan di Museum Fatahillah, Jakarta Barat, Minggu (14/1).. AKURAT.CO/Miftahul Munir

AKURAT.CO, Jajaran Polisi Sektor Metro Tamansari mengumpulkan ratusan anak jalanan di Taman Fatahillah, Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, pada Minggu (14/1) pagi. Ratusan anak jalanan itu dikumpulkan untuk mendapatkan pendidikan dari anggota kepolisian.

Kepala Polisi Resort Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan, pihaknya tidak ingin anak-anak jalanan tersebut menjadi korban pencabulan dan pedofilia, yang marak terjadi.

"Karena beberapa waktu lalu di wilayah Banten, Depok, dan Tengerang Selatan, terjadi pencabulan atau pedofilia dengan korban anak-anak di bawah umur," ujar dia, Minggu (14/1).

Oleh sebab itu, kata Hengki, tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa saja terjadi juga di wilayah hukumnya kawasan Jakarta Barat. Dengan demikian, pihaknya lebih dulu mengantisipasi terjadinya pedofilia atau pencabulan yang sering mengincar anak jalanan.

Selain itu, anak-anak juga diajari pengetahuan umum berupa pembelajaran matematika.

"Kegiatan tersebut dengan mengajarkan hitungan pertambahan, perkalian, pengurangan, pembagian dan memberikan semangat kepada anak-anak jalanan agar mereka tidak buta huruf dan angka," terang Hengki.

Sementara itu, Kepala Polisi Sektor Tamansari Ajun Komisaris Besar Polisi Erick Frendriz mengaku, program pendidikan anak jalanan ini rutin dilaksanakan setiap akhir pekan. Kegiatan ini dilakukan dengan bekerjasama dengan Yayasan Tri Kusuma Bangsa dan Komnas Anak.

"Kami peduli terhadap anak jalanan, karena kami melihat anak-anak jalanan ini yang masih di bawah umur tidak mendapatkan pendidikan yang layak pada umumnya. Hampir setiap hari kami lihat mereka mengamen dan meminta-minta di lampu merah," tegasnya.

Kemudian, ia juga ingin menghindari anak jalanan dari bahaya narkoba atau minuman keras, serta mabuk lem. Sebab, hal itu bisa merusak masa depan karena bisa memicu tindakan yang nekat seperti mencuri, menjual narkoba dan lainnya.[]


Editor. Gema Trisna Yudha

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Dalami Kasus Penembakan, Polisi Minta Pendapat Ahli

Selasa, 23 Januari 2018 22:04 WIB

Tim penyidik Polresta Bogor Kota dan Polda Jawa Barat meminta pendapat sejumlah ahli untuk penyelidikan yang dilakukan oknum Brimob


Latih ASN, Kemenpan Bakal Tiru Sistem Telkom Corporate University

Selasa, 23 Januari 2018 22:00 WIB

ASN harus bisa menghadapi tantangan masa kini.


BMKG Pastikan Isu Gempa Susulan Berkekuatan 7,5 SR Hoax

Selasa, 23 Januari 2018 21:48 WIB

Aktifitas Gempa di Banten terus melemah.


Bawaslu Riau Bentuk Tim Siber Pantau Keterlibatan ASN dalam Politik

Selasa, 23 Januari 2018 21:41 WIB

Selamanya, ASN itu haram menyentuh dunia politik.


Dulang Suara di Madura untuk Khofifah-Emil, Demokrat Optimalkan Kyai Kampung

Selasa, 23 Januari 2018 21:40 WIB

Kami maksimalkan kyai kampung karena mereka langsung bersentuhan dengan masyarakat bawah.


Kalahkan Perseru, Persebaya Berpeluang ke Perempatfinal

Selasa, 23 Januari 2018 21:39 WIB

Persebaya mengumpulkan empat poin dan berpeluang ke perempatfinal Piala Presiden 2018.


KPK Ingin Tangani Korupsi di Sektor Swasta, Arsul Sani: Harus Revisi UU KPK

Selasa, 23 Januari 2018 21:34 WIB

Arsul meminta KPK tidak bernafsu besar untuk terlibat menangani perkara korupsi yang ada di sektor swasta.


Chiangrai United Kubur Mimpi Bali United Berlaga di Liga Champions Asia

Selasa, 23 Januari 2018 21:32 WIB

Bali United tak berdaya menghadapi wakil Thailand di perpanjangan waktu.


Polrestra Bogor Belum Bisa Simpulkan Kronologi Penembakan

Selasa, 23 Januari 2018 21:32 WIB

Polrestra Bogor Kota belum bisa menyimpilkan kronologi peristiwa penembakan.


Wiranto Imbau DPD dan DPC Konsentrasi Persiapan Verifikasi Faktual

Selasa, 23 Januari 2018 21:30 WIB

Tidak ada lagi kubu OSO atau Daryatmo.


Terkait Beras 4,5 Ton, BPBD Pidie Jaya: Saya Tidak Bertanggung Jawab

Selasa, 23 Januari 2018 21:24 WIB

Untuk menyuplai beberapa sak beras ke desa-desa, pihaknya selalu mengeluarkan izin.


Remukkan Korsel, Uzbekistan Jumpa Vietnam di Final

Selasa, 23 Januari 2018 21:23 WIB

Laga final antara Uzbekistan dan Vietnam akan dilangsungkan di Changzhou, Sabtu (27/1), mendatang.


Perbedaan Wisatawan Muslim Indonesia dan Malaysia Saat Berwisata ke Jepang

Selasa, 23 Januari 2018 21:21 WIB

Minimnya makanan halal di Jepang, menjadi kendala wisatawan muslim dari Indonesia dan Malaysia.


Ormas Islam Meminta DPRD Tasikmalaya Desak Pemda Tertibkan LGBT

Selasa, 23 Januari 2018 21:13 WIB

Sejumlah Ormas Islam mendatangi kantor DPRD Kota Tasikmalaya untuk mendesak pemerindah daerah menertibkan aktivitas LGBT.