Penghentian Dana Bantuan AS ke Palestina Picu Bencana

akurat logo
Safaraz
Sabtu, 13 Januari 2018 04:33 WIB
Share
 
Penghentian Dana Bantuan AS ke Palestina Picu Bencana
Pendukung rakyat Palestina melakukan aksi protes menentang keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, di Sao Paulo, Brasil, Jumat (15/12).. REUTERS

AKURAT.CO, Hilangnya dana dalam jumlah besar dari pendonor terbesar, Amerika Serikat (AS), akan menjadi bencana bagi rakyat Palestina.

Badan Kerja dan Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNRWA) yang menyalurkan bantuan untuk pengungsi Palestina mengungkapkan peringatan itu pada Jumat (12/1). Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump menyatakan AS mungkin menghentikan pembayaran bantuan ke UNRWA dengan dalih Palestina tidak ingin berunding dengan Israel.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS kemudian menyatakan tidak ada keputusan yang telah dibuat tentang pembayaran tersebut. AS menjadi donor terbesar UNRWA dan menjanjikan hampir USD370 juta pada 2016. Juru bicara Deplu AS Steve Goldstein menjelaskan, pendanaan AS untuk UNRWA masih dipertimbangkan dan belum ada keputusan pasti.

UNRWA didirikan pada 1949 untuk membantu para pengungsi Palestina dengan menyediakan layanan pendidikan dan kesehatan di Jalur Gaza dan Tepi Barat. “Dampak kemanusiaan hilangnya dana besar dapat menjadi bencana pada kehidupan nyata rakyat yang PBB memiliki mandat untuk melindungi,” ungkap juru bicara UNRWA Chris Gunness pada kantor berita Reuters.

“Para pengungsi Palestina merupakan beberapa orang paling rentan di Timur Tengah. Layanan kesehatan kami menawarkan jalur kehidupan, yang sebenarnya, untuk wanita dan anak-anak yang rentan, serta mereka yang sakit dan lanjut usia,” kata Gunness.

Duta Besar Swedia untuk PBB Olof Skoog menyatakan, dia khawatir penarikan dana untuk UNRWA akan sangat negatif bagi kebutuhan kemanusiaan terhadap 5 juta orang serta akan mengacaukan kawasan.

Gunness menjelaskan, ada banyak pertaruhan bagi rakyat Palestina. “Bahkan guncangan paling sedang pada masyarakat yang rentan dapat memiliki dampak luar biasa dan konsekuensinya akan besar, luas, dramatis dan tak dapat diprediksi,” paparnya.

Hubungan antara Palestina dan AS memburuk bulan lalu setelah Trump mengumumkan AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Langkah Trump memicu kemarahan di penjuru dunia.

Palestina ingin Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka, termasuk Tepi Barat dan Jalur Gaza.  []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Ekonomi Global Masih Menguat Tapi Banker Waspadai Risiko Utama Ini

Senin, 22 Januari 2018 15:08 WIB

Lee: Kenaikan harga minyak yang tajam juga bisa mempengaruhi perekonomian global


Ditlantas Polda Metro Jadwalkan Bertemu Anies Bahas Jalan Jatibaru

Senin, 22 Januari 2018 15:07 WIB

Tentunya saya sampaikan kajian saya ke Gubernur karena itu salah satu dampak kemacetan, pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas.


Becak Bakal Serbu Jakarta, Ditlantas Polda Metro Sedang Kaji Aturannya

Senin, 22 Januari 2018 15:06 WIB

Akan terjadi urbanisasi besar-besaran.



Ingin Melihat Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta? Begini Caranya!

Senin, 22 Januari 2018 14:59 WIB

Kegiatan seru ini tak dipungut biaya.


10 Oknum ASN Dinas Pendidikan Jeneponto Sulsel Terjaring OTT

Senin, 22 Januari 2018 14:57 WIB

Operasi tangkap tangan itu dipimpin Kepala Seksi Intelijen Kejari Jeneponto, Muhammad Nasran dan Kasi Pidum Budi Utama


Demi Profesionalisme, Airlangga Masukkan Figur Non Kader di Kepengurusan Golkar

Senin, 22 Januari 2018 14:54 WIB

"Untuk meningkatkan profesionalisme partai itu sendiri, sehingga kita konsenentrasi pada masing-masing bidang."


Arsenal Ditinggal Empat Pemain Bintang, Wenger Geleng-geleng

Senin, 22 Januari 2018 14:53 WIB

Wenger sudah melepas 4 pemain bintang musim ini


Pemkab Bogor Didesak Agar Berhentikan ASN yang Ikut Pilkada

Senin, 22 Januari 2018 14:52 WIB

Apalagi setelah wajah ketiganya terpampang pada baliho maupun spanduk pencalonan diri dan ikut penjaringan sama yaitu Partai Demokrat.


Warga Kota Cirebon Digegerkan dengan Penemuan Bayi Berusia Tiga Jam

Senin, 22 Januari 2018 14:45 WIB

Pas keluar ke depan rumah, warga saya kebetulan sudah nenek-nenek melihat tempat sampah dalam keadaan terkunci gembok.


Ini Bukti Ayu Ting Ting Akan Segera Menikah

Senin, 22 Januari 2018 14:44 WIB

Hari ini, Ayu melakukan fitting baju pengantin.


Catat! Ini Jadwal Sidang Praperadilan Fredrich Yunadi vs KPK

Senin, 22 Januari 2018 14:43 WIB

Hakim Ratmoko yang akan meminpin sidang ini.


Besok, Museum Bahari Dibuka Kembali

Senin, 22 Januari 2018 14:42 WIB

Museum Bahari akan dibuka kembali mulai hari Selasa (23/1). Mulai dari pukul 09.00 WIB


Lodewijk Jadi Sekjen Golkar, Pengamat: Yang Penting Sejalan dengan Visi-Misi Ketum

Senin, 22 Januari 2018 14:40 WIB

Menurut Pengamat Politik Boni Hargens, sosok Lodewijk tepat mengisi jabatan Sekjen yang ditinggalkan Idrus Marham


Bantai Deportivo, Bale Yakin Madrid Sudah ke Trek Semestinya

Senin, 22 Januari 2018 14:37 WIB

Bale mencetak dua gol ke gawang Super Depor