Menristekdikti: SBMPTN ke Depan Melalui Pusat Tes

akurat logo
Dedi Ermansyah
Sabtu, 13 Januari 2018 02:21 WIB
Share
 
Menristekdikti: SBMPTN ke Depan Melalui Pusat Tes
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir.. AKURAT.CO/Dedi Ermansyah

AKURAT.CO, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan ke depan tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui pusat tes.

"Selama ini, SBMPTN selalu melalui tes tertulis dan sangat tinggi risiko kebocoran soalnya. Begitu juga yang diujikan belum tentu pas. Padahal yang kita lihat adalah potensi dan kemampuan anak itu melalui pusat tes," ujar Menristekdikti, dalam konferensi pers, di Jakarta, Jumat (12/1).

Penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) dilakukan melalui tiga cara yakni SNMPTN, Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) serta ujian mandiri yang diselenggarakan pihak kampus.

Pada tahun sebelumnya, UTBC dan UTBK mempunyai nama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

"Yang kita lihat ada potensi dari anak itu. Kadang pada saat anak di sekolah kurang rajin, karena terbatas fasilitas sekolahnya. Kemudian ada anak SMA lain fasilitasnya lengkap tersedia semuanya. Ini kan nanti hasil SBMPTN-nya akan beda," ujar Nasir.

Padahal, kemampuan akademiknya sangat mungkin sama. Karena itu, melalui pusat tes itu, pihaknya mencoba sistem tes seleksinya tidak seperti itu lagi.

"Contoh dulu ada tes potensi kemampuan akademik, kemampuan logikanya seperti apa, kami maunya seperti itu. Kalau sekarang kan SBMPTN tes Matematika, Biologi, dan lain-lain. Ke depannya melalui pusat tes, bisa dimanfaatkan untuk seleksi lain juga," ujarnya lagi.

Ke depan, lanjut dia, akan ada tes sesuai minat dan dibuka sepanjang tahun. Hal itu memungkinkan penyelenggaraan SBMPTN lebih dari satu kali dalam satu tahun.

Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN/SBMPTN) Ravik Karsidi mengatakan melalui pusat tes tersebut dapat menjangkau lebih banyak siswa.

"Kami targetkan bisa menjangkau 200.000 siswa," kata Ravik.

Melalui mekanisme itu, katanya pula, siswa dapat menggunakan perangkat gawainya sendiri, kemudian diverifikasi oleh pihak panitia. Pelaksanaannya pun bisa dimulai ketika anak berada di semester lima kelas XII SMA.

"Kami baru akan memulainya pada 2019. Jadi prinsipnya beri kemudahan semudahnya kepada masyarakat untuk mengikuti tes seleksi mahasiswa baru," ujar Ravik.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Rianti Cartwright Tebar Kebahagiaan dan Hal Positif di Hari Kartini

Sabtu, 21 April 2018 16:27 WIB

Rianti selalu bangga setiap Hari Kartini tiba.


BI Nilai Perekonomian Nasional Tetap Solid

Sabtu, 21 April 2018 16:26 WIB

BI menilai perekonomian nasional masih tetap solid ditopang kondisi domestik dan eksternal yang masih baik.


Awas, Mandi Setiap Hari Bisa Menyebabkan Infeksi

Sabtu, 21 April 2018 16:26 WIB

Belakangan, ada ahli yang mengatakan jangan sering-sering mandi. Katanya, bisa menyebabkan infeksi. Benarkah?


Suplemen Makanan Ini Bikin Perempuan Subur

Sabtu, 21 April 2018 16:24 WIB

Nutrisi menjadi kunci utama ketika perempuan ingin hamil. Itu karena nutrisi bersentuhan langsung dengan kesuburan.


Tertangkap Kamera di Dalam KRL, Diding Boneng: Saya Sehari-hari Pakai Kendaraan Umum

Sabtu, 21 April 2018 16:18 WIB

Diding Boneng sempat kesal dengan foto dirinya yang beredar di dalam KRL, kenapa?


Prabowo Lebih Pilih Ketemu Musuh daripada ke Dokter Gigi

Sabtu, 21 April 2018 16:14 WIB

"Saya paling takut dengan Dokter Gigi."


Gerakan Nasional 1000 Startup Digelar di Pontianak

Sabtu, 21 April 2018 16:09 WIB

Banyak yang menyebut Gerakan Nasional untuk mencetak startup baru ini akan membawa Indonesia menjadi The Digital Energy of Asia.


Cerita Diding Boneng yang Ditinggal Istri dan Hidup Bersama Ibundanya

Sabtu, 21 April 2018 16:08 WIB

Diding Boneng sudah berpisah dengan istrinya sejak tahun 1997.


Elektabilitas Jokowi Tinggi, Gerindra Akui Elektabilitasnya di 'Tikung'

Sabtu, 21 April 2018 16:07 WIB

Jadi beda antara incumbent (Jokowi) dengan penantang (Prabowo).


Fadli Zon Ngaku Selalu Dimintai Kaos #2019GantiPresiden, Dibalas #2019BubarkanDPR

Sabtu, 21 April 2018 16:06 WIB

Tetapi ada yang tulis nyeleneh sendiri. Seperti ini wujudnya.


Jelang Ramadhan, Pasokan Listrik Jateng-DIY Dipastikan Aman

Sabtu, 21 April 2018 16:05 WIB

Sementara kapasitas total pembangkit terpasang di Jateng-DIY mencapai 6.295 MW.


Dirut Jasa Marga Paparkan Peranannya Dalam Bangun Bangsa di Kegiatan "PUPR Goes To Campus 2018"

Sabtu, 21 April 2018 16:04 WIB

Dalam rangka memperingati Hati Kartini, Kemen PUPR menginisiasi kegiatan "PUPR Goes To Campus 2018" di Universitas Mercu Buana


Ingin Usaha Tanpa Modal, Warung Pintar Solusinya!

Sabtu, 21 April 2018 16:04 WIB

Tidak punya modal, jangan takut. Kini ada Warung Pintar yang bisa membuat Anda punya usaha sendiri.


PKS Milad ke-20, Fahri Hamzah Malah Ungkapkan Kesedihan

Sabtu, 21 April 2018 16:02 WIB

PKS bergerak ke arah yang salah