Inilah Mengapa Orang Tertarik Bahas Kesehatan Mental Trump

akurat logo
Safaraz
Senin, 08 Januari 2018 22:20 WIB
Share
 
Inilah Mengapa Orang Tertarik Bahas Kesehatan Mental Trump
Donald Trump minum minuman bersoda. AFP/Getty Image

AKURAT.CO, Ada satu pertanyaan besar yang muncul sejak Donald Trump terpilih sebagai presiden Amerika Serikat (AS): Apakah mentalnya sehat untuk jabatan tersebut?

Pertanyaan itu kembali muncul setelah terbitnya buku baru yang ditulis jurnalis asal New York Michael Wolff yang menceritakan tahun pertama Gedung Putih era Trump. Gedung Putih dan para pendukung Trump menuduh buku itu penuh kebohongan dan tidak akurat.

Meski demikian, banyak pihak menilai buku itu mampu menggambarkan sosok presiden AS yang tidak sabat dan tidak dapat fokus, sering bertele-tele dan mengulang-ulang sendiri perkataannya.

Trump juga menyerang balik Wolff dengan mengklaim melalui Twitternya. Trump juga memuji dirinya sendiri sebagai pribadi “jenius yang sangat stabil dengan dua aset terbesar yakni stabilitas mental dan, seperti, sangat cerdas.”

 Meski demikian, perilaku dan gaya berbicaranya membuat beberapa pakar menduga Trump menderita penyakit, mulai dari Alzheimer hingga kelainan kepribadian narsisistik. Situasi ini pun memicu perdebatan baru bagi para petugas medis.

Berbagai spekulasi itu semakin memanas dengan buku baru Fire and Fury di mana Wolff menulis bhawa selama dia mendapat akses ke Gedung Putih untuk menyiapkan buku tersebut, dia melihat orang-orang di sekitar Presiden Trump menyadari bahwa “kekuatan mentalnya tergelincir.”

Selama kampanye marketing buku tersebut, Wolff menjelaskan, Trump, 71, sering mengulang-ulang sendiri ucapannya. Pengulangan itu dapat diakibatkan karena memori jangka pendek yang buruk, serta faktor-faktor lain.

Itu juga dapat menjadi tanda demensia yang mempengaruhi 5-8% orang di usia 60 tahun di penjuru dunia, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia. “Semua orang yang secara menyakitkan menyadari meningkatkan pengulangan itu. Ini sudah biasa dalam 30 menit dia mengulang, kata per kata dan ekspresi per ekspresi, sama dengan tiga cerita bahwa sekarang itu terjadi dalam 10 menit,” tulis Wolff, dikutip BBC (6/1).

Trump marah dengan terbitnya buku tersebut. Dia menganggap buku itu penuh kebohongan. Trump juga menyatakan dia tidak memberi izin apapun ke Gedung Putih untuk Wolff.[]


Editor. Suriaman Panjaitan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Wiranto: Pak OSO Ketum Hanura yang Sah

Selasa, 23 Januari 2018 22:21 WIB

Mulai hari ini OSO kembali menjadi ketua umum DPP Hanura.



Dalami Kasus Penembakan, Polisi Minta Pendapat Ahli

Selasa, 23 Januari 2018 22:04 WIB

Tim penyidik Polresta Bogor Kota dan Polda Jawa Barat meminta pendapat sejumlah ahli untuk penyelidikan yang dilakukan oknum Brimob


Latih ASN, Kemenpan Bakal Tiru Sistem Telkom Corporate University

Selasa, 23 Januari 2018 22:00 WIB

ASN harus bisa menghadapi tantangan masa kini.


BMKG Pastikan Isu Gempa Susulan Berkekuatan 7,5 SR Hoax

Selasa, 23 Januari 2018 21:48 WIB

Aktifitas Gempa di Banten terus melemah.


Bawaslu Riau Bentuk Tim Siber Pantau Keterlibatan ASN dalam Politik

Selasa, 23 Januari 2018 21:41 WIB

Selamanya, ASN itu haram menyentuh dunia politik.


Dulang Suara di Madura untuk Khofifah-Emil, Demokrat Optimalkan Kyai Kampung

Selasa, 23 Januari 2018 21:40 WIB

Kami maksimalkan kyai kampung karena mereka langsung bersentuhan dengan masyarakat bawah.


Kalahkan Perseru, Persebaya Berpeluang ke Perempatfinal

Selasa, 23 Januari 2018 21:39 WIB

Persebaya mengumpulkan empat poin dan berpeluang ke perempatfinal Piala Presiden 2018.


KPK Ingin Tangani Korupsi di Sektor Swasta, Arsul Sani: Harus Revisi UU KPK

Selasa, 23 Januari 2018 21:34 WIB

Arsul meminta KPK tidak bernafsu besar untuk terlibat menangani perkara korupsi yang ada di sektor swasta.


Chiangrai United Kubur Mimpi Bali United Berlaga di Liga Champions Asia

Selasa, 23 Januari 2018 21:32 WIB

Bali United tak berdaya menghadapi wakil Thailand di perpanjangan waktu.


Polrestra Bogor Belum Bisa Simpulkan Kronologi Penembakan

Selasa, 23 Januari 2018 21:32 WIB

Polrestra Bogor Kota belum bisa menyimpilkan kronologi peristiwa penembakan.


Wiranto Imbau DPD dan DPC Konsentrasi Persiapan Verifikasi Faktual

Selasa, 23 Januari 2018 21:30 WIB

Tidak ada lagi kubu OSO atau Daryatmo.


Terkait Beras 4,5 Ton, BPBD Pidie Jaya: Saya Tidak Bertanggung Jawab

Selasa, 23 Januari 2018 21:24 WIB

Untuk menyuplai beberapa sak beras ke desa-desa, pihaknya selalu mengeluarkan izin.


Remukkan Korsel, Uzbekistan Jumpa Vietnam di Final

Selasa, 23 Januari 2018 21:23 WIB

Laga final antara Uzbekistan dan Vietnam akan dilangsungkan di Changzhou, Sabtu (27/1), mendatang.


Perbedaan Wisatawan Muslim Indonesia dan Malaysia Saat Berwisata ke Jepang

Selasa, 23 Januari 2018 21:21 WIB

Minimnya makanan halal di Jepang, menjadi kendala wisatawan muslim dari Indonesia dan Malaysia.